Miss Scuba Indonesia Ikut Taka Bonerate Dive Camp 2022 di Pulau Tinabo

Taka Bonerate Dive Camp 2022
Taka Bonerate Dive Camp 2022. (Ist).

KEPULAUAN SELAYAR — Balai Taman Nasional Taka Bonerate menggelar Taka Bonerate Dive Camp 2022 di Pulau Tinabo dengan tema “Healing Coastal and Marine” Road to HKAN dari 21-24 Juni 2022. Kegiatan ini diikuti oleh Miss Scuba Indonesia 2018.


Kegiatannya diantaranya pagelaran seni-budaya, penanaman pohon, pameran mini UMKM, Pemilihan Duta Karang, bersih pantai dan bersih bawah laut (under water and Beach Clean up) dan fun dive dengan mengeksplorer beberapa spot diving. Selain itu, fishing games dengan praktek perikanan berkelanjutan.

Kepala Balai TN Taka Bonerate, Faat Rudhianto menyebutkan, kegiatan di Tinabo mengabungkan aktivitas untuk anak sekolah menengah pertama (SMP) pada kemah konservasi dan fun dive.


“Ini merupakan tahun ke lima saya mengikuti kemah konservasi. Tahun ini mengabungkan antara kegiatan adik-adik kita sebagai anak sekolah melalui kemah konservasi dengan kegiatan diving para penyelam, sehingga kita namakan Taka Bonerate Dive Camp,” katanya saat membuka kegiatan, Selasa malam, 21 Juni 2022.

Lanjutnya, bahwa kegiatan ini memiliki pesan konservasi, sebagai upaya untuk mengharmonisasikan kehidupan manusia dan alam.

“Kita kedatangan Miss Scuba yang akan menjelaskan kepada adik-adik tugas untuk lingkungan. Jadi saya mengharapkan kegiatan bisa diikuti dengan semangat dan riang gembira,” sebutnya.

Sementara, Ketua Panitia, menjelaskan kegiatan mengabungkan teori dan praktek. Sasaran kegiatan selain bagi siswa SMP, juga untuk komunitas pemuda, pencinta alam, Sakawana Bakti dan kelompok binaan Balai TN-Takabonerate.

“Hadir juga peserta Dive Jambore Selam dari berbagai daerah di Indonesia,” ucapnya.

Miss Scuba Indonesia 2018, Masyitah Arwin yang juga menjadi juri untuk Pemilihan Duta Karang mengaku bangga dengan pemahaman para peserta yang sangat baik tentang terumbu karang dan cara melestarikan.

“Mereka juga telah berkontribusi menyampaikan kepada teman-teman sebaya mereka bagaimana menjaga alam kita terutama di bawah laut,” sebutnya.

“Mereka memiliki pengetahuan yang bagus tentang ini dan saya sangat bangga,” ucapnya.

Adapun untuk materi Sekolah Lapangan, dari Kepala Balai TN Takabonerate dengan materi Pemulihan Ekosistem di TN Taka Bonerate; Dinas Kepariwisataan Selayar dengan materi Peningkatan Ekonomi Melalui Sektor Wisata; Direktorat PJLKK dengan Materi Menggeliatkan Ekonomi Wisata di Taman Nasional Taka Bonerate; Dinas Kepariwisataan Kabupaten Selayar dengan Peningkatan Ekonomi Daerah melalui Sektor Wisata dan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin memberikan materi Healing Marine-Rekoneksi Manusia dengan Alam.

(*/pojoksulsel)