Hujan Disertai Petir di Sulsel Hari Ini, BMKG Jelaskan 3 Faktor Pemicunya

cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem.

POJOKSULSEL, MAKASSAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait cuaca ekstrem yang terjadi di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada sore hingga malam ini, Kamis (26/5/2022).


Cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai petir dan kilat melanda sebagaian wilayah di Sulsel. Termasuk, Kota Makassar, Gowa, dan Maros.

Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, Asriani Idrus menjelaskan, analisis sementara, terdapat 3 faktor yang dapat memicu kondisi cuaca di Sulsel, antara lain kondisi suhu muka laut di Selat Makassar bagian Selatan yang hangat yang berkisar 30 – 31 derajat. Jika dibandingkan dengan rata-ratanya, suhu di atas lebih hangat di atas 1.5 sampai 2.0 derajat.

Selain itu, Asriani Idrus menjelaskan, terdapat belokan angin di Selat Makassar sehingga terjadi perlambatan massa udara di atas wilayah Sulsel. Kemudian, Dari skala regional, terpantau gelombang Ekuatorial Rossby yang aktif di wilayah Sulawesi.


“Ketiga faktor tersebut bersinergi sehingga meningkatkan pertumbuhan awan-awan hujan di Sulawesi Selatan khususnya bagian Barat,” kata Asriani Idrus pada Kamis malam.

Asriani Idrus Menjelaskan, gelombang Ekuatorial Rossby merupakan fenomena gelombang atmsofer yang terjadi di fluida (atmosfer/lautan) yang berotasi secara berpasangan. gelombang ini bergerak ke arah Barat di sekitar ekuator.

“Gelombang Rossby dapat menyebabkan wilayah yang di laluinya berpotensi meningkatnya pertumbuhan awan konvektif (penghujan) seperti cumulonimbus,” ungkap Asriani Idrus.

(muhammad fadli/pojoksulsel)