Longsor Hingga Rumah Rusak di Majene Sulbar Akibat Gempa Magnitudo 5,9

Longsor Hingga Rumah Rusak di Majene Sulbar Akibat Gempa 5,9 M
Material longsor menutup Jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Tubo Sendana, Majene, pasca diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,9. (IST)

POJOKSULSEL.com, MAJENE – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9 di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan mengakibatkan tanah longsor dan sejumlah rumah rusak, Kamis (14/1/2021).


Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene, Sirajuddin mengatakan, ada dua titik longsor yang terjadi di Kecamatan Tubo Sendana, yakni di Desa Onang dan Kampung Lombo’na Desa Tubo.

“Jadi ini ada dua titik longsor di daerah Onang dan Lombo;na, di Kecamatan Tubo Sendana, Majene,” kata Sirajuddin.

Ia menjelaskan, material longsor berupa bebatuan dari perbukitan sempat menutup badan jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Tubo Sendana.


“Tapi sudah diatasi, masyarakat sudah membersihkan,” katanya.

Sementara, di Kecamatan Maluda, Kabupaten Majene, juga dilaporkan kerusakan rumah warga akibat guncangan gempa bumi.

“Kita dapat laporan di Kecamatan Malunda, kan di sana pusatnya ada beberapa rumah warga yang rusak berat, ringan, dan sedang,” kata Sirajuddin.

Pasca terjadinya gempa, pihak BPBD Majene juga menerima laporan bahwa sejumlah warga di Kecamatan Malunda, sempat mengungsi ke daerah ketinggian.

Sirajuddin mengatakan, jika ada tiga titik pengungsian warga di Kecamatan Malunda pasca gempa. Salah satunya di Kota Tinggi, Kecamatan Malunda.

Pada kesempatan yang sama, Sirajuddin mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan tetap aspada pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9.

(fly/pojoksulsel)