Ada Imbauan Tak Gunakan Kantong Palstik Bungkus Daging Kurban

Mentan Amran Sulaiman tinjau Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) di Grati Pasuruan, Jawa Timur. (dok Humas Kementan)
Mentan Amran Sulaiman tinjau Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapi) di Grati Pasuruan, Jawa Timur. (dok Humas Kementan)

POJOKSULSEL.com, LAMPUNG TENGAH – Menjelang Iduladha 1440 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) membuat surat edaran (SE) yang ditujukan kepada camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus ormas Islam.


SE tersebut berisi imbauan agar tidak menggunakan kantong plastik daur ulang untuk wadah daging kurban.

Hal ini menindaklanjuti SE Gubernur Lampung No. 451/1584/03/2019 tentang Imbauan Tidak Menggunakan Kantong Plastik Daur Ulang untuk wadah daging kurban. Ini juga sebagai tindak lanjut public warning dari BPOM tentang kantong plastik.

“Ya, kita imbau warga agar tak menggunakan kantong kresek daur ulang untuk wadah daging kurban. Terutama warna hitam yang kebanyakan produk daur ulang,” kata Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.


Karena itu, kata Loekman, diimbau dapat mengganti dengan daun pisang, besek, atau kantong plastik yang tak berwarna. “Alternatifnya menggunakan daun pisang, besek, atau kantong kresek tak berwarna,” ungkapnya.

 (sya/sur/jpnn/pojoksulsel)