Sudah 2019, Apa Kabar Pemindahan Ibu Kota? Menteri BPN Jawab Begini

pemindahan ibu kota indonesia
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro (net)

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pemindahan ibu kota Indonesia ke luar Pulau Jawa sempat hangat menjadi topik perbincangan beberapa waktu lalu. Seiring berjalannya waktu, pembahasan terkait rencana tersebut menguap begitu saja.


Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (BPN) / Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, rencana pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa hingga saat ini belum ada perkembangan.

Menurut Bambang Brodjonegoro, proses kajian pemindahan ibu kota belum rampung sampai saat ini.

“Belum,belum ada kabar,” singkat Bambang Brodjonegoro di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa (12/2/2019).


Dikutip Pojoksulsel.com dari Jawapos, beberapa waktu lalu Bambang Brodjonegoro mengaku wacana pemindahan ibu kota masih tetap berlangsung. Saat ini, prosesnya baru sampai pada tahap kajian.

“Ya kita intinya akan melakukan kajian yang menyeluruh,” ujarnya kepada JawaPos.com saat berbincang di kantornya belum lama ini.

Terkait realisasinya, Bambang Brodjonegoro tidak bisa memastikan. Saat disinggung apakah menunggu pemilihan presiden (pilpres) 2019, pihaknya juga tidak menjamin.

“Mengenai realitasnya apakah akan ada action tersebut ya harus ada keputusan politik dan itu kan di luar jangkauan kami,” jelas dia.

“Ya pokoknya tugas kita melengkapi kajian. Kita tidak dalam posisi sebagai penentu kebijakan,” tandasnya.

Dalam wacana ini, sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa marak di spekulasikan. Namun, kota Palangka Raya disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti ibu kota.

Memang belum jelas wilayah mana yang akan menggantikan posisi Jakarta yang sudah menjadi ibu kota selama puluhan tahun. Namun yang pasti, realisasi pemindahan ibu kota tidak akan terjadi dalam waktu dekat, bahkan berpotensi batal.

(andi maya da/pojoksulsel)