Posting Konten SARA di Facebook, Vino Divonis 2 Tahun Penjara

Hakim cabul
Ilustrasi

POJOKSULSEL.com MAKASSAR – Terdakwa Vilonimus Nurung alias Vino divonis dua tahun enam bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar.


Ia terbukti bersalah melanggar undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena menulis sesuatu yang dianggap menyerang agama tertentu pada postingan statusnya di Facebook pada September 2018

Hukuman itu diberikan oleh hakim yang dipimpin Baslin Sinaga serta dua anggotanya Teguh Sri Rahardjo dan Riyanto Aloysius pada Rabu 6 Februari lalu.

“Benar. Sudah divonis oleh hakimnya. Dalam vonisnya terdakwa dinyatakan bersalah,” kata Humas PN Makassar Bambang Nurcahyono saat ditemui Senin (11/2/2019)


Bambang mengatakan pasal yang dikenakan kepada Vino sama dengan pasal yang dipakai Jaksa Penuntut Umum dalam menuntut Vino. Beruntung hukumannya lebih ringan satu tahun dari tuntutan jaksa.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Rizal Djamaluddin yang dikonfirmasi membenarkan bahwa Vino divonis dua tahun enam bulan penjara. Rizal mengatakan Vino dituntut 3 tahun enam bulan penjara.

Dalam tuntutannya, Vino dianggap melanggar pasal pasal 45 A ayat 2 Jo pasal 28 ayat 2 UU RI No.19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan transaksi Elektronik (ITE) dalam surat dakwaan.

“Iya tuntutannya 3 tahun enam bulan,” singkat Rizal.

Dalam perjalanannya, Vino dianggap melanggar undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE) karena menulis sesuatu yang dianggap menyerang agama tertentu dalam statusnya di Facebook pada bulan September.

Kala itu, Vino memakai akun dengan nama ‘Sepatu Injak’ dan menggunakan kata-kata yang dianggap kasar.

Namun, dari informasi yang dihimpun, status itu dibuat lantaran Vino kala itu merasa emosi. Selain hukuman dua tahun enam bulan, Vino juga dihukum membayar denda sebesar Rp100 juta subsider 2 bulan penjara.

( herman kambuna/pojoksulsel)