Kakek Terduga Pemerkosa Murid SD Bunuh Diri Pakai Racun Rumput, Kelanjutan Kasusnya Bagaimana?

memperkosa pacarnya sendiri, pemerkosaan palopo
Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, KONAWE – DS (59) dinyatakan meninggal dunia usai meminum racun rumput desa di Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra).


Kakek DS menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (5/2/2019) dini hari tadi, usai menenggak racun rumput merek gramaxone sehari sebelumnya.

Meski sempat di rawat di rumah sakit setempat, namun nyawanya tidak dapat tertolong.

Kakek DS mengalami gangguan serius di dalam organ tubuhnya setelah menenggak racun rumput merek Gramaxone.


Kuat dugaan, DS nekat bunuh diri setelah pada Senin (4/2/2019) sore, setelah seorang murid SD kelas 5 bersama orang tuanya, melaporkan dugaan kasus pemerkosaan yang dilakukan DS ke kantor polisi.

DS diduga telah memperkosa bocah tersebut sebanyak tiga kali. Dugaan pemerkosaan itu sendiri terjadi pada Desember 2018 lalu, ketika waktu libur sekolah.

Kasus pemerkosaan ini bermula saat DS memanggil korban yang saat itu tengah berjalan kaki menuju ke rumah neneknya.

Begitu korbannya mendekat, DS pun dilaporkan langsung menarik korban masuk ke dalam rumahnya yang saat itu tengah kosong.

Tanpa banyak kata, DS pun melampiaskan nafsu bejatnya kepada bocah yang masih berumur 12 tahun tersebut di atas ranjang.

Usai perbuatannya bejatnya itu, DS pun memberi korban uang Rp5000 dan memintanya agar tidak bercerita ke siapa pun.

Dikuti Pojoksulsel.com dari laman Zonasultra, Kapolsek Rate-Rate Konawe AKP Bakhtiar Tayeb membenarkan laporan tersebut.

Menurut Bakhtiar Tayeb, dengan meninggalnya Kakek DS, maka secara otomatis penyidikan terhadap kasus pemerkosaan itu dihentikan (SP3) sesuai Undang-undang nomor 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sementara terhadap korban, akan dilakukan pendampingan agar bocah berumur 12 tahun ini tidak trauma serta memulihkan kondisi psikisnya usai menjadi korban pemerkosaan kakek DS.

(why/pojoksulsel)