Gubernur NA Doakan Bakal Lahir Presiden yang Diridhloi Allah SWT

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memimpin doa untuk Korban Banjir Gowa
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memimpin doa untuk Korban Banjir Gowa

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gubernur Nurdin Abdullah mengajak para alim-ulama di Sulsel ikut berdiri d barisan terdepan untuk menjaga umat di sepanjang tahun politik 2019. Kondisi politik yang saat ini memanas, justru harus menjadi momentum bagi para alim ulama dan seluruh masyarakat untuk memperkokoh sikap sipakatau-sipakalebi.


“Saya titip pada alim-ulama supaya Kita’ siarkan hal-hal yang baik agar kondisi Sulsel yang kondusif tetap terjaga dengan baik, ” kata Gubernur NA pada pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU), Sulsel periode 2018-2023, di Hotel Four Point, pada Sabtu malam (2/2/2019).

Menurut Gubernur NA, kondisi politik saat ini memanas karena cara berpolitik yang salah.
“Kita belum mampu bersaing secara sehat dan profesional. Orang baik dibilang tidak baik. Orang berprestasi dibilang tidak berprestasi. Bahkan karya-karya nyata yang sudah ditorehkan malah diungkit-ungkit, ” kata NA.

Pada kondisi seperti itu, NA mengimbau seluruh warga Sulsel memperkokoh sikap sipakatau-sipakalebi. “Agar di tahun politik ini gejolak tidak terjadi di Sulsel. Mari kita jadikan Sulsel Sulsel sebagai provinsi yang ramah dari semua aspek kehidupan,” ujarnya.


Khusus kepada alim-ulama NU di seluruh Sulsel, Gubernur NA meminta agar ikut berdiri bersama jajaran pemerintahan untuk memberi pencerahan dan pemahaman yang benar kepada umat masing-masing.

“Tentu saja doa kita bersama adalah lahir Presiden yang bukan hanya didukung oleh rakyat, tapi juga diridhloi oleh Allah SWT, “, harap Gubernur NA yang serempak diamini hadirin.

(rls/gunawan songki/pojoksulsel)