Visitasi Akreditasi UMI, Prof Jas: Jangan Ada Yang Disembunyikan

Universitas Muslim Indonesia kembali divisitasi akreditasi institusi oleh Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak 9 - 11 Desember 2018.

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Universitas Muslim Indonesia kembali divisitasi akreditasi institusi oleh Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak 9 – 11 Desember 2018.


Acara pembukaan visitiasi akreditasi UMI yang dihadiri langsung oleh Ketua LLDikti Prof Jasruddi itu berlangsung di Aula Fakuktas Kedokteran UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Senin (10/12/2018). Acara ini pula dihadiri oleh sejumlah pimpinan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Jas, sapaan akrab Prof Jasruddin, mengatakan, UMI harus menunjukan ke tim asesor terkait capaian dan apa yang sudah dikerjakan selama ini.

“Olehnya itu, saya sangat ingin UMI menunjukan fakta yang ada di lapangan sesuai dengan yang sudah dilakukan, jangan ada yang disembunyikan silahkan buka semua,” ungkap Prof Jas.


Prof Jas membeberkan, perguruan tinggi sekelas UMI sudah sepatutnya mendapat akreditasi A. Sebab, UMI adalah perguruan tinggi swasta terbaik di liar Jawa.

“Dari 368 perguruan tinggi yang kami bina, itu belum ada yang terakrefitasi A, kita berharap dalam agenda ini, UMI akan mencetak sejarah baru dalam waktu dekat ini,” imbuh Prof Jas.

“UMI ini adalah satu-satunya kampus swasta masuk 100 besar di luar Jawa, artinya UMI, adalah kampus swasta terbaik di luar Jawa,” tambah Prof Jas.

Sementata itu, Rektor Universitas Muslim Indonesia Prof Basri Modding mengaku siap menghadpai tahapan areditasi institusi bagi kampus diimpinnya.

“Semoga pertemua ini membuahkan hasil yang baik. Pada dasarnya UMI telah siap dari segala sudut pandang, apalagi UMI memiliki visi misi berilmu amalliah, beramal ilmiah, dan beralhlatul karimah, serta berdaya saing tinggi,” beber Prof Basri.

Sekedar imformasi, visitasi akreditasi UMI ini dilakukan oleh 4 orang tim asesor yakni Prof Muhammad Achmad Chozin, M.Agr (IPB), Prof. Dr. Djoko (UNS), Prof, drg. Amasastra Bahar, Ph.D (UI), Prof. Dr. Marwan (Unsyiah), dan Suparto, S.Ag, M.Ed, Ph.D (UIN Jakarta).

(gunawan songki/pojoksulsel)