Terungkap! Dana Rp1,2 Miliar Abu Tours Ditransfer ke Unit Bisnisnya

sidang abu tours
Sidang Abu Tours di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (10/12/2018).

POJOKSULSEL.com MAKASSAR – Sidang dengan terdakwa bos Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (10/12/2018).


Dalam persidangan kembali terkuak aliran dana uang sebesar Rp1,2 miliar ditransfer kepada salah satu tempat yang akan dijadikan bos Abu Tours sebagai unit bisnis lainnya, yaitu Urbanix Box yang terletak di Jalan Pelita Raya.

Hal tersebut diungkapkan oleh dua saksi yang dihadirkan jaksa. Yakni Ningsih dan Anugrah. Keduanya merupakan penyewa gerai di Urbanix Box.

“Saya menyewa tahun 2017 bulan Juli. Saya sewa dengan harga Rp36 juta per tahun. Tapi saya tempati sampai bulan September karena langsung ditutup,” kata Ningsih di hadapan majelis hakim.


Ningsih mengatakan, penutupan itu dikarenakan bangunan Urbanix Box akan disempurnakan.

Penyampaian itu disampaikan oleh Ahmad Saleh karyawan PT Abu Tours yang juga merupakan rekan Hamzah Mamba yang mengenal Ningsih melalui penerima aliaran dana Fajar Ashad selaku CEO Urbanix Box yang terletak di Jalan Pelita Raya.

Dari situ, Ahmad Saleh pun menjanjikan uang Rp36 juta itu bisa diambil setelah melakukan meeting di kantor Abu Tours yang terletak di Jalan Kakak Tua.

“Kami meeting dengan HRD dengan rekannya pak Ahmad Saleh yang menyuruh kami tutup dan berjanji uang kami dikembalikan tapi sampai saat ini tidak kembali. Di situlah kami tahu kalau investornya itu pak Abu,” ungkapnya.

Ningsih kemudian mengungkap bahwa dari keterangan Fajar, Urbanix Box dibangun dengan harga Rp1,2 miliar dari dana Rp2 miliar yang diambil dari Abu Tours. Namun, Rp800 juta itu tidak pernah cair.

Pemberian uang sebesar Rp1,2 miliar itu dibenarkan Hamzah Mamba. Dalam sidang itu Hamzah Mamba mengatakan uang miliaran itu memang diberikan untuk berinvestasi sebagai tempat berkumpulnya anak-anak IT.

Dia juga menyebut Urbanix Box tidak ditujukan untuk gerai makanan untuk ia setelah memberikan uang Rp1,2 miliar dan membangun Urbanix Box, Hamzah mengaku kecewa dengan Fajar.

“Ada persoalan utang piutang saya dengan Fajar. Makanya saya suruh teman saya untuk menagih. Karena saya rugi Rp1,2 miliar itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Hamzah.

Sementara pengacara Abu Tours, Kanon Armiyanto mengatakan bahwa uang Hamzah Mamba yang diberikan kepada Fajar bukanlah uang jamaah. Ia mengungkapkan uanh itu murni milik pribadi Hamzah Mamba.

“Itu bukan perusahaan Abu Tours. Saya yakin itu bukan dana jamaah,” kata Kanon.

(herman kambuna/pojoksulsel)