Kalahkan Borneo FC, PS Tira Selamat Dari Degradasi

ps tira
PS Tira dan Sriwijaya FC, dua dari lima tim yang terancam degradasi ke Liga 2. (Liga-indonesia.id)

POJOKSULSEL.com – Sebagai tim yang punya ambisi lebih besar, PS TIRA menunjukkan determinasi mereka sejak menit pertama pertandingan. Mereka tak ragu melakukan tekanan dan mencari cara untuk mencetak gol.


Borneo FC coba meredam dengan menurunkan tempo pertandingan. Bola lebih banyak mengalir di lini tengah Borneo FC sambil sesekali melakukan serangan melalui sisi sayap.

Toh, PS TIRA mampu mencetak gol lebih dulu pada menit 10. Berawal dari sebuah serangan cepat, tendangan Alexandar Rakic mampu ditepis kiper Borneo, M Ridho. Bola rebound diambil Wawan dan langsung dikirim balik ke depan gawang tuan rumah.

Pergerakan Rakic dalam menyambut bola dengan sundulan tak terpantau pemain belakang Pesut Etam. Dengan mudah dia mengarahkan bola ke tiang jauh dan membuat situasi lebih menguntungkan PS TIRA yang unggul 1-0.


Tuan rumah mulai lebih gencar melancarkan serangan. Sejumlah upaya terus dilakukan sejak mereka tertinggal 0-1 dari tim tamu. Salah satunya diperoleh saat Renan Silva mendapat ruang untuk melakukan sundulan menit 20. Sayang, arah bola belum mengarah tepat ke gawang PS TIRA.

Tak selang berapa lama, akselerasi Umanailo sempat membuat para pemain bertahan PS TIRA kelabakan. Setelah melakukan satu tekukan, dia melakukan tendangan kaki kiri. Sayang bola hanya melintas di depan gawang tim tamu.

Justru The Young Warriors yang mampu menggandakan keunggulan pada menit 36. Sebuah situasi set pieces dieksekusi Rakic dengan nyaris sempurna. Tendangan bebasnya mengenai punggung Hisyam dan membuat arah bola berganti yang sulit ditepis M Ridho.

Tuan rumah akhirnya bisa memperkecil ketinggalan pada menit akhir babak pertama. Tendangan bebas Renan Alves melesat keras ke tiang jauh dan memantul ke dalam gawang PS TIRA. Hasil 1-2 menutup babak pertama.

Di babak kedua, PS TIRA belum mau menurunkan intensitas laga. Begitu pula dengan tuan rumah Borneo FC yang makin kuat dalam melakukan penguasaan bola. Kondisi yang membuat bola makin banyak beredar di tengah lapangan.

Berkat penguasaan bola yang lebih kuat, Borneo pun mulai lebih banyak menekan tim tamu. Tekanan dari sisi sayap mulai lebih gencar. Terlebih setelah masuknya Sutan Samma pada menit 56.

Sayang, lagi-lagi justru PS TIRA yang mampu memanfaatkan kesempatan yang tak banyak dengan maksimal. Melalui sebuah serangan balik, Rakic mengirim bola ke sisi kiri pertahanan Borneo yang lowong tak terkawal.

Nufiandani pun bisa bergerak bebas menggiring bola mendekati gawang. Sekaligus melakukan tembakan keras ke arah tiang jauh yang tak bisa ditepis M Ridho. Itulah gol ketiga Dani sepanjang Liga 1 2018.

Para pemain Borneo sempat memprotes keras putusan wasit pada menit 80. Sebuah insiden antara Matias Conti dengan Abu Bakr di kotak penalti PS TIRA hanya membuahkan free kick bagi tim tamu. Putusan ini jelas sulit diterima skuad Pesut Etam. Namun, wasit tetap teguh dengan putusannya.

Di sisa akhir laga, tak ada lagi gol tercipta. PS TIRA pun bersuka cita. Mereka memastikan diri bertahan di Liga 1 di pertandingan terakhir.

Borneo FC 1-3 PS TIRA
(Renan 45′ – Rakic 10′, 36′, Dani 70′)

Susunan pemain
Borneo FC: M Ridho, Diego, Renan, Wildansyah, Abdul Rahman, Umanailo (Sutan Samma 56′), Tijani (Dirga 60′), Hisyam, Titus Bonai, Matias Conti, Lerby
Pelatih: Dejan Antonic

PS TIRA: Angga, Manahati, Abu Bakr, Andy Setyo, Abduh, Ryan, Wooyoung (Kasim 82′), Izmy, Nufiandani, Rakic, Wawan (Febriansyah 66′)
Pelatih: Nilmaizar

(adw/JPC/pojoksulsel)