POJOKSATU.id, SEPEKAN setelah dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari Ferry Irawan, Venna Melinda mengaku masih trauma hingga sulit tidur.
"Aku masih susah tidur. Setelah sudah melewati (kejadian KDRT) tinggal syoknya belakangan. Kalau tidur suka ketakutan, kalau bangun kayak orang ketakutan, dimana ya, benar enggak di sini," ujar Venna Melinda via sambungan telepon di Podcast Deddy Corbuzier.
Venna mengatakan melaporkan Ferry Irawan karean faktor keselamatan dan tak ingin ada korban KDRT. "Ya karena keinginan selamat, biasanya korban KDRT susah ingat, qadarullah aku selamat," jelasnya.
Diapun memastikan ingin kasus ini terus berjalan, didukung dengan keinginannya bercerai dari Ferry Irawan.
BACA JUGA : Jika Sampai Sang Ibu Venna Melinda Cabut Laporan dan Bersama Ferry Irawan Lagi, Athalla Naufal : Gua Cabut dari Kartu Keluarga
Venna menjelaskan bercerai keputusan final, karena dia meyakini suaminya itu memang bukan pria yang pantas untuk dipertahankan. Dia melihat dari kejadian saat hidungnya sudah berdarah di hotel karena cekcok berujung KDRT, Ferry malah menghalanginya mendapatkan pertolongan.
"Kalau memang suami khilaf, tentu dia tidak akan menghalang-halangi, yang aku istrinya darah begitu ketika aku minta tolong ke operator hotel, telepon keluarga diambil," jelasnya.
Dia berharap kasus ini jadi pembelajaran semua pihak, terutama korban KDRT.
"Harus jadi pembelajaran semua orang kalau kita menyelamatkan diri. Kita yang tahu di titik mana bahaya yang mengancam kita, melapor itu harus saat jadi korban KDRT," tegasnya.
BACA JUGA : Verrell Bramasta Ungkap Kronologis Ibunya Menelepon dengan Hidung Berdarah hingga Langsung Menghubungi Ferry Irawan
Venna mengatakan akan melayangkan gugatan cerai pada hari ini, Senin (16/1/2203).
"InsyaAllah aku akan mengurus cerai hari Senin. Aku harus sehat demi anak-anak, karena aku dikasih kesempatan hidup. InsyaAllah ke depan aku bisa menolong perempuan lain," pungkas Venna Melinda. (nin/pojoksatu)
