POJOKSATU.id, RIZKY BILLAR akhirnya membuka cerita soal video CCTV yang merekam dirinya melempar Lesti dengan bola biliar, yang menjadi bukti laporan kasus KDRT, yang sempat menjeratnya tahun lalu.
Rizky Billar tak membantahnya, namun dia menyebut tak semuanya benar. "Untuk terkait insiden tersebut memang ada, tapi tidak benar, karena pelemparaannya tidak benar," ujarnya di Podcast Denny Sumargo, Kamis (9/3/2023).
Dia menegaskan apapun tindakannya saat itu terhadap Lesti sangatlah salah. "Gua saat itu hanya, ini sesuatu yang tidak bisa dibenarkan. Sebagai pria, sebagai imam harus memberikan contoh yang baik, harus bisa mengontrol emosi gua," ungkapnya.
Artis kelahiran Medan mengakui sedang dalam keadaan emosi, pun dia tetap menekankan tindakannya salah. "Saat itu memang gua emosi, lalu gua melakukan gertakan untuk melempar tapi gua kepeleset. Saat itu ada sebuah sebab musabab kenapa gua melakukan itu. Tapi sekali lagi, itu bukan tindakan yang dibenarkan juga," tegasnya.
Rizky Billar mengatakan sama sekali tak berniat membuat Lesti terluka dengan pelemparan bola itu.
"Gua yakin, demi Allah, demi Tuhan, gua tidak ada niat mencelakai istri gua, dan gua tidak sedikit pun niat mencelakai istri gua. Gua tidak ada niat menyakiti ibu dari anak gua," sebutnya.
"Hanya waktu itu ingin melakukan gertakan, sekali lagi gua tekankan melakukan gertakan itupun merupakan tindakan yang salah," imbuhnya.
BACA JUGA : Soal Tuduhan Membanting Lesti, Rizky Billar Ungkap Kejadian Sebenarnya, Ternyata Sempat Menjatuhkan Talak Istrinya
BACA JUGA : Imbas Kasus KDRT Kehilangan Milirian Rupiah, Rizky Billar Akui Terluka Teman-Temannya Menjauh
Dia menyebut CCTV yang beredar adalah video yang lumayan dengan kejadian mereka bertengkar. "(Saat itu) gua ada cekcok, ada setelah kejadian itupun gua sudah minta maaf sama istri gua. Dan gua enggak tahu kenapa ada pihak dari dalam yang menyebarkan informasi itu," timpalnya.
Rizky Billar berharap kejadian ini semua membuatnya bisa belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik. "Jadi ya mudah-mudahan lewat kejadian kemarin bisa menjadi pembelajaran yang penting buat gua ke depannya lebih baik. Bisa menjadi contoh juga untuk orang di luar sana agar tidak melakukan hal yang sama," bebernya. (nin/pojoksatu)
