POJOKSATU.id, PENASEHAT Keamanan Korea dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya, diduga masalah undangan untuk BLACKPINK dari Presiden Amerika Serikat. Dimana disebut undangan itu tak disampaikan tepat waktu.
Dilansir dari Koreaboo, Kamis (30/3/2023), Ibu Negara Jill Biden memberikan tawaran untuk mengundang BLACKPINK tampil pada jamuan makan malam kenegaraan yang direncanakan Presiden Biden untuk diselenggarakan ketika Presiden Korsel, Yoon mengunjungi Washington bulan depan.
Di AS, BLACKPINK dijadwalkan akan tampil bersama bersama Lady Gaga. Agensi YG Entertainment membenarkan pihaknya telah menerima undangan dari Gedung Putih, namun belum diketahui apakah akan datang atau tidak. Karena Jisoo dkk masih akan konser di Meksiko. Mengingat undangan yang baru disampaikan belum sempat disesuaikan dengan jadwal konser.
BACA JUGA : Kiky Saputri Versus BLINK Babak Baru, Dituding ‘Pakai Orang Dalam’ Gegara Pindah dari Bangku Platinum ke VIP saat Nonton Konser BLACKPINK
BACA JUGA : IG Hilang usai Sebut Jennie BLACKPINK Malas, Boy William Bikin Klarifikasi dan Minta Maaf
Dalam sebuah segmen dari program berita Korsel, ada enam undangan dihilangkan yang membuat Presiden Yoon juga terlambat mendengar berita tersebut. Hal ini membuat Kementerian Luar Negeri sangat marah besar.
Meskipun pihak kementrian akhirnya mengetahui permintaan atau undangan tersebut, lamanya waktu yang dibutuhkan semua pihak untuk berkomunikasi dapat berdampak pada hubungan antara Korea Selatan dan Amerika.
Seperti diketahui, sebelum BLACKPINK, boy group Korea lainnya, BTS telah lebih dulu memenuhi undangan Presiden AS, tahun lalu. (koreaboo/pojoksatu)
