POJOKSATU.id, SELEBGRAM Tasyi Athasyia kecewa dengan upaya hukum yang dilakukan mantan karyawannya, karena sejatinya dia telah memberikan solusi ketika ada yang merasa dirugikan. Oleh karenanya dia menyebut tujuan eks karyawannya itu hanya memfitnahnya.

"Kita dari awal sudah kasih nomor hotline. Kita bahkan samperin satu-satu buat menyelesaikan dengan baik-baik. Cuma mereka pun sadar hak mereka sudah terpenuhi dari lama," tulis Tasyi di Instagram Story-nya, Jumat (23/6/2023) malam.

Tasyi mengatakan permasalahan hak telah selesai pada Februari 2023. "Jadi memang tujuan mereka bukan meminta hak sebagaimana berita yang beredar. Tapi ingin memfitnah dan memviralkan berita-berita tidak baik tentang saya," ungkapnya.

Dia mengatakan ketika masalah sudah selesai, malah beredar kabar negatif yang bertujuan menghancurkannya. "Dan grup yang mereka sudah bentuk dari bulan Desember kami sudah memiliki bukti-bukti kejahatan mereka tinggal tunggu waktu saja semua terbongkar," tegasnya.

Tasyi menyebut sikap diam mereka sebelum membuat klarifikasi kemarin, karena ingin masalah ini tidak melebar. "Tapi ternyata semakin diamin malah semakin mengada-ada dan berani berbohong dengan lancar. Jadi jangan bermain dengan api fitnah, karena Allah pasti akan selalu membuka kebenaran," sambungnya.

BACA JUGA : Bantah Lakukan Pengancaman, Tasyi Athasyia dan Suami Siap Laporkan Balik Mantan Karyawan

BACA JUGA : Tasyi Athasyia Dilaporan 11 Eks Karyawannya ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebabnya

Saudara kembar Tasya Farasya ini menegaskan telah membuka pintu tabayun dan kekeluargaaan sebelumnya, namun jalan itu telah mereka tutup begitu mengetahui para eks karyawan melaporkannya.

"Niat baik kami kemarin ternyata tidak digunakan, mereka malah membuat laporan yang tidak berdasar. Saya memang menunggu masing-masing individu untuk muncul, bukan memfitnah via media," tukasnya.

Food Vlogger inipun memastikana akan meladeni upaya hukum tersebut dengan jalan yang sama. "Alhamdulillah kami pun sekarang akan menyelesaikan semua sampai ke akar-akarnya dengan jalur hukum," lanjutnya.

"Yang akan berbicara nanti kuasa hukum dan hasil di laporan. Alhamdulillah malah lebih enak, lebih clear kalau semua pakai hukum. Engggak asal ngomong aja tanpa bukti, lucu aku dari kemarin bacanya, sampai amazed betapa kreatifnya orang bikin fitnah," tutur Tasyi. (nin/pojoksatu)