POJOKSATU.id, TERLAHIR sebagai anak ustaz ternama, Abidzar Al Ghifari, harus banyak sabar. Sebab, ekspektasi publik terhadapnya menjadi pribadi yang agamis, faktanya panen kritik karena gaya hidup dan style berpakaiannya.

Abidzar Al Ghifari diketahui merupakan anak kandung dari mendiang Ustad Jefri Al Buchori dan Pipik Dian Irawati. Meski lahir dikeluarga yang mengerti betul soal agama, bintang film Balada Si Roy ini justru tidak sepaham dengan orang-orang yang fanatik agama.

Abidzar yang berperan di film Balada Si Roy ini menyebutkan agama itu sangat penting tapi tak perlu terlalu fanatik hingga buta.

Saat tampil dalam akun YouTube The Leonardo's milik Onad, ia bahkan membuat istilah bahwa fanatik agama sama dengan mabuk agama.

"Gue gak pernah suka sama orang yang mabuk agama, yang terlalu fanatik sama agama" ujar Abidzar Al Ghifari, dikutip dari YouTube The Leonardo's , pada Rabu (4/1/2023).

BACA JUGA : Penampilannya Kerap Dicap Urakan, Abidzar Minta Jangan Bawa Nama Orang Tuanya

Anak kedua dari mendiang Ustad Jefri Al Buchori ini lantas menjelaskan kalau baginya agama adalah sesuatu yang mudah.

"Kenapa gue nggak suka? Karena mereka nggak santai. Agama itu harusnya bagian yang mudah dalam hidup. Sesimpel itu buat ngejalanin agama," lanjutnya.

Sadar bahwa akan ada yang tak setuju dengan ucapannya, Abidzar tetap saja menyampaikan opini tentang orang-orang yang terbilang fanatik agama.

Berdasarkan sudut pandangnya, hal terpenting ketika seseorang mengingat Tuhan dan menjalankan seluruh perintah-Nya. Bukan malah menghakimi orang terkait agama.

"Nggak perlu lo harus ngejudge orang sana-sini. Bahkan di agama gue, Rasulullah pun nggak suka lo nyuruh dia sholat tapi lo nggak salat," jelas Abidzar.

BACA JUGA : Tampilan Abidzar selama Umrah Jadi Sorotan, Umi Pipik : Ingat, yang Dilihat Allah Adalah Hati

Bahkan, saking suntuknya dengan masyarakat yang terlalu menghakimi, dia sempat berpikir untuk keluar dari Indonesia. Pasalnya, lingkungan di Indonesia dinilai Abidzar benar-benar tidak sehat dan hanya melihat dari cover saja.

"Bahkan gue keluar dari Indonesia kalau bisa, gue pengen banget bawa keluarga gue ke luar negeri," tegas Abidzar. (nin/pojoksatu)