POJOKSATU.id, ARI WIBOWO memastikan masih satu rumah bahkan satu ranjang dengan istrinya, Inge Anugrah, meski sedang dalam gugatan perceraian.
Hal itu dilakukan Ari Wibowo dan Inge Anugrah bukan tanpa alasan, melainkan demi anak-anak mereka. "Kita masih satu rumah bahkan masih tidur di ranjang yang sama karena memang kita belum cerai kita masih proses, kita di rumah tidak bicara masalah ini. Kuasa hukum kami yang bekerja," ujar Ari Wibowo kepada wartawan.
Di dalam rumah, sebagai orang tua, keduanya berusaha bersikap normal. "Kami di rumah berusaha untuk tetap seperti biasa. Walaupun mungkin pasti itu tidak mudah dengan sesuatu yang dikatakan di luar sana di sosial media tapi untuk anak-anak kita harus berjuang," ungkapnya.
Selain, itu sebelum ketuk palu perceraian, mereka sepakat tidak akan keluar dari rumah. "Saya juga tidak mungkin mengusir istri saya dari rumah. Masa belum cerai sudah keluar rumah, di satu sisi saya juga tidak mau keluar rumah. Kalau saya keluar rumah nanti disangka ayah yang tidak baik, tidak memperdulikan istri dan anak, belum cerai sudah kabur, kita engak mau," tuturnya.
BACA JUGA : Terkuak, Ari Wibowo Akui Ada Pihak Ketiga yang Memicu Perceraian dari Sang Istri
BACA JUGA : Bantah Tak Nafkahi Istri, Ari Wibowo Beberkan Bukti Rekening Transferan Tiap Bulan
Hingga saat ini, Ari mengatakan sudah bulat tekadnya untuk berpisah. Karena keputusan itu tak diambil dalam waktu singkat. "Kalau saya mempertimbangkan ini dari bulan Desember kemarin," sambungnya.
Mereka juga sudah berusaha mempertahankan tapi tak bisa. "Sudah pernah kami bicarakan, sudah diusahakan tapi dari kami bersama-sama baik dari istri maupun dari saya kita sudah mengambil keputusan bahwa ini jalan yang terbaik," sebutnya.
"Juga (terbaik) untuk anak-anak kita, tidak selamanya mikirin anak jangan bercerai. Kalau kita memaksanakn tetap bersama kalau di dalam tidak menunjukan hubungan sumai istri yang harmonis itu juga semakin sulit," bebernya.
Ari Wibowo menambahkan kedua anaknya sudah mengetahui yang terjadi dalam pernikahan mereka. "Anak-anak kami sudah mengerti dan memahai dan menerima keputusan kami," pungkasnya. (nin/pojoksatu)
