POJOKSATU.id, KEJADIAN tidak mengenakkan dialami rapper Amerika Serikat, Nicki Minaj. Rumahnya mendadak didatangi Deputi Sheriff Departemen Kepolisian Los Angeles, California, karena menerima laporan Nicki menganiaya putranya.
Dilansir dari TMZ, Senin (12/6/2023), setelah sampai di lokasi, polisi ternyata tidak menemukan kekerasan apapun. Dan, ternyata ada seorang penelepon anonim yang telah berbohong kepada polisi tentang Nicki Minaj.
Sumber di kepolisian menyebutkan, pada hari Minggu (11/6/2023) waktu setempat, ada orang iseng menghubungi layanan anak dan mengungkapkan dugaan kekerasan terhadap putra Nicki Minaj yang berusia dua tahun.
Pelantun Super Freaky Girl itu sempat diinterogasi oleh petugas di rumahnya. Setelah memeriksa anak yang namanya belum dirilis itu mereka memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Mirisnya, beberapa jam kemudian, penelepon lain menelepon 911 dan melaporkan kebakaran di rumah Minaj.
BACA JUGA : Kondisi Drop, Jennie Tinggalkan Panggung di Tengah Konser BLACKPINK di Australia
BACA JUGA : Menolak Dicap Hijrah, Aming Ungkap Ini Penyebabnya Mengubah Penampilannya Jadi Religius
Polisi menyadari Nicki Minaj telah menjadi korban 'swatting', yaitu istilah yang ditujukan untuk kegiatan laporan palsu pada polisi untuk menggerebek suatu alamat dengan alasan serius seperti ancaman bom, atau penculikan.
Pagesix menyebutkan rapper berusia 40 tahun telah mengambil langkah hukum atas ulah penelepon palsu tersebut, karena telah mengganggu waktunya dan energinya. (nin/pojoksatu)
