POJOKSATU.id, PENGAKUAN Laura atau Loli, Putri Nikita Mirzani soal kelakukan kasar sang ibu, kembali mencengangkan. Dia menyebut Nikita juga pernah menampar adiknya yang masih kecil.
Loli menyebut adiknya bernama Azka ditampar karena menangis melihat ayah sambung mereka, Antonio Dedola dipukul oleh ibu mereka.
"Pas pulang dari Jogja (liburan), kita balik ke rumah. Mereka (Nikita dan Antonio) berantam. Azka melihat Antonio dipukul dan Azka nangis, karena Azka sangat menyayangi Antonio," jelasnya di video klarifikasi 'The Truth' di YouTube Antonio Dedola, Kamis (11/5/2023).
Saat itu, lanjutnya ibunya marah melihat Azka menangis. "Tiba-tiba mimi marah, bilang 'kenapa marah' dan Azka ditampar," ujarnya.
Loli sendiri tidak melihat langsung kejadian itu, karena sedang ada di kamar. Namun, dia mendengar keributan dari dalam kamarnya itu.
"Aku enggak melihat, tapi aku dengar. Habis itu pamanku, ambil Azka disuruh ke bawah," ucapnya.
BACA JUGA : Loli Akui Tak Dekat dengan Sang Ibu Nikita Mirzani, Kerap Diancam untuk Live, Dipukul hingga Dikunci di Kamar
BACA JUGA ; Antonio Dedola Ungkap Detik-detik Kabur dari Rumah Nikita Mirzani, setelah Dipukul, Ditinju dan Diancam
Loli juga mengatakan dirinya dan kedua adiknya sangat terluka melihat pertengkaran ibu dan ayah sambung mereka. "Pas mereka berantem Azka terluka (hatinya). Aku sama Azka dekat dan dibilang aku mau ikut papa (Antonio) pergi aku mau ikut papa ergi ke Jerman, 'aku enggak mau tinggal sama mimi'," tutur Loli.
Itu terjadi karena memang Antonio sangat dekat dengan ketiga anak Nikita. "Jadi kalau Antonio (dibilang) enggak ngurusin Azka, enggak mungkin Azka bilang kayak gitu," sambungnya.
Mirisnya lagi, Loli mengatakan terkadang pertengkaran terjadi di depan si bungsu, Arkana. "Bahkan mereka berantam di depan Arkana," lanjutnya.
"Aku selalu menggoda adik-adik, (tanya) sayang aku? (dijawab sayang), sayang papa? (dijawab sayang), sayang mimi? (djawab enggak). Arkana cerita mama pukul papa. Aku nangis, anak sekecil itu ngerti karena mereka berantam di depan anak kecil," sebutnya.
Dijelaskannya, sang bunda kerap memukul Antonio dan menyuruhnya pergi, namun tiap kali Antonio mau meninggalkan rumah, malah Nikita selalu mengamuk.
"Pas sebelum Toni pergi (kabur), dia pukul Toni, dia pukul diri dia sendiri. Dia suruh Antoni pergi tapi pas Toni mau pergi dia ngeacak-acak kopernya," pungkasnya. (nin/pojoksatu)
