POJOKSATU.id, SEORANG penyanyi tuna netra asal Indonesia mencuri perhatian di America's Got Talent (AGT) 2023. Termasuk salah satu juri yang dikenal paling rumit, Simon Cowell.
Penyanyi muda itu adalah Putri Ariani yang memiliki suara emas. Tak hanya itu, Putria Ariani juga ternyata piawai bermain piano.
Dia lolos ke babak selanjutnya dengan cukup mudah. "Kami menyaksikan keajaiban murni di AGT. Audisi Putri Ariani yang memukau membuatnya mendapatkan golden buzzer dari Simon Cowell," demikian keterangan resmi di laman Instagram @agtauditions, Rabu (7/6/2023).
Di postingan itu, berbagai foto Putri saat tampil dan berpose bersama Simon Cowell turut dibagikan.
Dalam audisi itu Putri Ariani membawakan lagu yang ia ciptakan sendiri.
Penampilannya memukau juri yang terdiri atas Simon Cowell, Heidi Klum, Howie Mandel dan Sofia Vergara.
Di akhir penampilannya, penyanyi tersebut mendapatkan standing ovation dari para penonton.
Bahkan Simon Cowell meminta Putri Ariani untuk memberikan penampilan kedua.
Pada penampilan keduanya, Putri Ariani membawakan lagu Sorry Seems to Be the Hardest Word dari Elton John.
"Kamu punya suara yang khas yang luar biasa. Kamu punya kemilau sendiri," puji Simon Cowell.
BACA JUGA : Sudah Popular di Indonesia, Ternyata Ini Alasan Cakra Khan Mau Ikut America’s Got Talent
Tak lama setelahnyam Simon Cowell langsung memberikan tombol Golden Buzzer.
Hal itu menandakan ia setuju Putri Ariani maju ke babak live show America's Got Talent tanpa harus audisi lanjutan.
"Dia brilian," puji raja program hiburan asal Inggris tersebut.
Tak hanya Simon Cowell, Howie Mandel juga memberikan komentar yang senada.
Menurutnya Putri Ariani pantas menjadi bintang.
"Kamu adalah seorang superstar," katanya.
Putri Ariani, membuktikan bahwa kondisi tubuh yang berbeda tak menghalanginya meraih mimpi.
Meski penyandang tunanetra, dia ini membuktikannya saat tampil di acara yang bukan kaleng-kaleng, ajang pencarian bakat America’s Got Talent.
Penampilan Putri dibagikan dalam kanal YouTube resmi acara ini pada Rabu 7 Juni 2023, dan dibagikan penampilan memukau gadis yang sebelumnya menjuarai Indonesia's Got Talent pada 2014 silam.
BACA JUGA : Gagal Kuliah di Luar Negeri, Dian Sastro : Jangan Percaya Janji Laki-laki
Di awal video audisi ini, Putri terlihat begitu ceria, termasuk saat memperkenalkan dirinya.
Dia mengatakan, bahwa dirinya selalu bermimpi untuk bisa berada di America’s Got Talent sejak kecil.
Dia juga mengaku tantangan terbesarnya adalah orang melihat dia hanya sebagai orang buta, bukan sebagai musisi. "Tapi saat aku menyanyi, aku merasa seperti seorang superstar,” tuturnya sambil tertawa kecil.
Sang host, aktor Terry Crews, lantas bertanya apa yang akan ia tampilkan dalam ajang ini. Putri menjawab akan bernyanyi dan bermain piano.
Ia kemudian naik ke panggung dengan diantar ayahnya.
Aktris Sofia Vergara yang duduk di bangku dewan juri menyapanya dengan hangat.
“My name is Putri Ariani, Im’17 years old, and I’m from Indonesia,” kata gadis ini disambut tepuk tangan penonton.
Kesempatan ini rupanya adalah pertama kalinya bagi Putri menginjakkan kaki di Amerika Serikat.
Ia juga membagikan mimpi besar yang hendak diraihnya.
“Mimpiku adalah menjadi Diva besar di dunia seperti Whitney Houston dan memenangkan Grammy Award,” kata Putri yang disambut hangat Sofia Vergara.
Putri meneruskan bahwa kini ia masih duduk di bangku SMA, dan berharap bisa masuk sekolah seni ternama di Amerika, Juilliard.
Gadis muda yang sudah menelurkan lagu sendiri bertajuk “Loneliness” ini kemudian membawakan karyanya tersebut di hadapan hadirin dan dewan juri sambil memainkan piano.
Begitu ia menampilkan suara merdunya, penonton dan dewan juri terhenyak.
“Oh my gosh,” kata seorang penonton wanita, merespons penampilan Putri.
“That's amazing,” kata yang lain.
Usai penampilan Putri membawakan "Loneliness," sambutan riuh menggema. Simon Cowell bahkan langsung naik ke atas panggung dan memintanya menyanyikan satu lagu lain.
Tantangan ini dijawab Putri dengan membawakan lagu “Sorry Seems to Be the Hardest Word.” Tepuk tangan kembali bergemuruh untuk Putri, hadirin dan dewan juri serempak memberi standing ovation.
Bahkan pada akhirnya Simon Cowell memberikannya Golden Buzzer, yang membuatnya otomatis lolos ke babak selanjutnya. (latifa Fitria/pojoksatu)
