POJOKSATU.id, NINDY AYUNDA menjawab tudingan laporan kasus dugaan intimidasi yang dilakukan puluhan oknum TNI ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), sebagai pengalihan isu kasus kekasihnya Dito Mahendra.
Nindy Ayunda mengatakan kasus dugaan intimidasi yang dialaminya adalah ranah pribadi tak ada hubungannya dengan Dito Mahendra.
"Enggak ada, ini urusan pribadi, enggak ada keterkaitannya. Saya tidak tahu kenapa disatroni (intimidasi). Saya sudah melaporkan ke LPSK," ujarnya Kamis (6/4/2023) kepada wartawan.
Nindy menegaskan sudah tak mau ambil pusing dengan segala cap buruk yang diterimanya, sejak dirinya dekat dengan Dito Mahendra.
"Makanya saya sudah capek juga pemberitaan kanan kiri. Saat ini saya sendiri enggak apa-apa diberitakan macam-macam, karena yang tahu kita. Kenapa saya selama ini diam karena saya merasa tidak perlu juga menjelaskan tentang hidup saya, apalagi urusan pribadi saya," jelasnya.
Saat ini, dia hanya ingin kasus dugaan intimidasi yang menimpanya bisa selesai. "Kalau sekarang saya fokus urusan keamanan hidup saya, dan kelanjutan hidup saya sama anak-anak. Karena saya jadi kayak diteror oknum TNI. TNI tugasnya menjaga NKRI, memangnya seorang saya ini merubuhkan pertahanan negara?," bebernya.
BACA JUGA : Ngaku Diintimidasi Puluhan Oknum TNI, Nindy Ayunda Melapor ke LPSK
Pun, dia menolak disebut mengkambinghitamkan orang lain dalam kasusnya. Ini terkait tudingan Nikita Mirzani yang merespon isi Instagram Nindy, ketika dia mencari tahu nomor telepon seseorang, yang diduga salah satu oknum yang mengintimidasinya.
"Ngapain saya kambing hitam, kok dibilang kambing hitam kan saya yang mengalami," lanjutnya.
"Saya sempat menulis (Instagram Story) mencari nomor telepon, karena saya mengantongi nama-nama orang tersebut (yang diduga mengintimidasinya), saya punya foto-fotonyam saya punya semuanya," sebutnya.
Dia mengatakan intimidasi yang dialaminya layaknya seperti yang digambarkan dalam film G30S PKI. "Saya punya bukti mereka melakukan pengrusakan, intimidasi dengan menggunakan seragam, berbondong-bondong 30 orang lebih loh. Saya sudah bisa seperi kayak di film G30 S," pungkas Nindy Ayunda. (nin/pojoksatu)
