POJOKSATU.id, PERLAHAN Indra Bekti memulai merangkai ingatannya selama dalam perawatan usai pembuluh darahnya pecah. Untuk pertama kali dia bertemu dengan kedua buah hatinya yang datang ke rumah sakit.
Memori Indra Bekti belum sempurna, bahkan dia berpikir putranya yang sudah meninggal masih ada.
"Ternyata sakit ini ayah menyimpan pikiran kalau anak ketiganya selalu hadir di kehidupan kita. Kean! Selalu hadir kok dan akan selalu ada di samping kita selamanya," jelas Adila Jelita.
Adila dan Indra Bekti memang pernah kehilangan putra mereka atau anak ketiga pada tahun 2017, setelah Dhila Bekti-sapaan Adila, mengalami keguguran.
Saat bertemu kedua putrinya, Indra Bekti yang masih di ruangan ICU harus dibantu mengingat nama anak mereka.
"Masbek pun sampai detik ini Karena kondisi Masbek yang masih di ICU. Semua berawal, ketika anak-anak datang dari awal ayah sakit, ayah enggak kenal dengan ingatan anak-anaknya. Lama lama mulai ngomongin anak-anak dan minta izin sama dokter bawa anak-anak dan diizinkan untuk menambah memories ingatan ayah," jelasnya.
BACA JUGA : Miss Ajeng Umbar Keburukan Dhila Bekti, Istri Indra Bekti Itu Yakin Allah Bakal Membalas
BACA JUGA : Kerja Tak Pernah Digaji, Miss Ajeng Sebut Istri Indra Bekti Licik
"Masya Allah. Ayah lamgsung inget anak-anak walau matanya masih burem, menerka. Dimana posisi anaknya dan mengira yang mana nama anaknya," sambungnya.
Pertemuan ayah dan anak itu dipenuhi pertanyaan random sang presenter tentang kesukaan kedua putrinya yang belum diingatnya.
"Benar-benar pertanyaan random. Tapi wajah ayah happy dan anak-anak happy sekian lama bilang kangen sama kami. Anak-anak sudah memahami keadaan ayahnya dan yakin ayah akan cepat pulih," harapnya.
BACA JUGA : Mantan Karyawan Bongkar Kelakuan Istri Indra Bekti, Miss Ajeng : Lu Enggak Malu Galang Dana? Harta Lo Dimana-mana
Secara umum, Dhila menjelaskan kondisi suaminya lebih sehat dibanding awal masuk, namun masih harus dalam pantauan dokter.
"Tapi keadannya masih di ICU, karena ada keadaan yang belum bisa keluar. Mohon doanya agar ayah bisa keluar dari ICU dan gak ngerasa boring karena sudah enggak tahan mau gerak. Kadang dia enggak tahu kalau kondisinya masih pantauan dokter," pungkas Dhila Bekti. (nin/pojoksatu)
