POJOKSATU.id, SEMENJAK meninggalnya Chester Bennington tahun 2017 lalu, banyak tawaran agar band Linkin Park tampil full dengan hologram sang vokalis di atas panggung. Namun, ide ini ditolak mentah-mentah oleh Mike Shinoda.
Mike Shinoda, rapper dan pentolan band tersebut menegaskan Linkin Park tidak akan pernah tampil dengan hologram "menyeramkan" dari Chester Bennington.
Dilansir dari Asiaone, Jumat (17/3/2023), Mike Shinoda telah menolak gagasan menggunakan teknologi untuk berbagi panggung dengan mendiang Chester Bennington.
Hal itu diungkapkan Mike saat tampil di acara di 94.5 The Buzz. Dia menegaskan hologram itu menyeramkan.
"Bahkan jika kita tidak berbicara tentang kita, jika kita tidak berbicara tentang Chester, itu adalah topik yang sangat sensitif, dan kita akan memiliki perasaan tentang bagaimana kita akan mewakilinya. Bagi saya, itu jelas tidak. Saya tidak suka itu (hologram)," ungkapnya.
BACA JUGA : Chester Bennington Meninggal, Ini yang Terjadi pada Linkin Park
Dia membahas cara orang-orang seperti ABBA menggunakan hologram untuk pertunjukan langsung padahal personelnya masih hidup.
"Bahkan sebagai penonton, seperti, hanya penggemar band lain seperti yang saya dengar ABBA, misalnya, mereka melakukan pertunjukan hologram, dan mereka masih hidup," jelasnya.
"Kemudian Anda dapat memiliki pendapat tentang itu berdasarkan, seperti ... Mereka semua masih di sini, namun mereka ingin melakukannya dengan cara ini karena mereka ingin membawa Anda kembali ke saat di mana lagu-lagu itu baru dan apa pun itu, era itu," sambungnya.
Mike Shinoda tak mempersalahkan musisi lain yang menggunakan hologram, tapi untuk Linkin Park demi membawa masa-masa saat Chester hidup, tidak akan dilakukan.
"Saya mengerti. Saya mengerti. Saya tidak yakin, bahkan dalam keadaan seperti itu, saya tidak yakin secara pribadi saya akan membeli tiket pertunjukan (hologram). Tapi (orang lain) akan melakukannya. Tidak apa-apa," bebernya.
Diapun pasrah jika orang-orang terus mendorong Linkin Park menggunakan hologram. "Masalah dengan Internet sekarang adalah semua orang berpikir bahwa semuanya untuk semua orang," sambungnya.
"Dan yang saya maksud adalah semua orang merasa mereka perlu ikut campur, seperti, 'Nah, inilah pendapat saya. Inilah yang harus saya katakan. Dan jika bukan untuk saya, seperti jika saya tidak menyukainya, maka tidak ada yang harus menyukainya," tuturnya.
"Satu-satunya masalah dengan itu adalah, kami (Linkin Park) tidak akan melakukan pertunjukan hologram," tegas Mike Shinoda. (nin/pojoksatu)
