POJOKSATU.id, INARA RUSLI memahami keputusannya membuka masih menjadi pro dan kontra. Namun, dia memilih tak terlalu memikirkannya.

Karena menurut Inara Rusli layaknya manusia lain, dirinya tak bisa menyenangkan semua orang. Termasuk membuka cadar, meski sudah dijelaskan tujuannya demi mencari nafkah, tetap ada yang kontra.

"Dalam hidup pasti ada pro dan kontra. Dan benar-benar itu perkataan Sayyidina Ali, "kita ini orang gila kalau menyenangkan semua orang". Benar-benar enggak bisa, kita enggak bisa menyenangkan semua orang," ungkapnya di YouTube dr Ricard Lee dilansir Pojoksatu.id, Rabu (31/5/2023).

Dia mengatakan keputusannya membuka cadar bukan dilakukan dengan mudah, setelah lima tahun nyaman wajahnya tertutup.

Bahkan, sebelum melepas cadar, dirinya konsultasi ke Ustaz Derry Sulaiman.

"Di awal iya ada gejolak. Makanya sempat konsultasi ke Uda Derry, ke abang. Beberapa hari aku salat malam, juga minta petunjuk," jelasnya.

BACA JUGA : Inara Rusli Akui Seratusan Pria Ajukan Lamaran untuk Taaruf melalui Ustaz Derry Sulaiman

BACA JUGA : Akui Emosi saat Umbar Perselingkuhan Virgoun, Inara Rusli : Kalau Enggak Ada Hukum dan Dosa, Aku Bunuh Dia dari Jauh Hari

Dan, keputusannya melepas cadar di depan media bukan tanpa alasan. Dia ingin terhindari dari fitnah.

"Akhirnya dikasih kesempatan untuk bisa klarifikaisi di depan awak media, di depan netizen, supaya enggak ada lagi fitnah bertebaran," pungkas Inara Rusli.

Sebelumnya Ustaz Derry menjelaskan, awalnya Inara pakai cadar karena Virgoun curhat istrinya digodain orang karena terlalu cantik. Saat itu, Inara pun disarankan bercadar.

Namun, belakangan Virgoun juga yang meminta Inara membuka cadar. Ustaz Derry pun mengklarifikasi ke Virgoun ternyata benar. Sang musisi mengaku ingin istrinya berpakaian biasa saja.

"Aku kasih tahu Inara, cadar dalam Islam sebenarnya tidak wajib," jelasnya.

Hingga saat kisruh dengan Virgoun, Inara kembali datang ke Ustaz Derry dan mengungkapkan niatnya membuka cadar demi mencari kerja.

"Dia cerita enggak yakin ke depan masalah keperluan hidup, jadi harus bekerja. Dia tanya ustaz boleh enggak aku buka cadar. Aku bilang cadar itu sunah. Aku suruh istikharah," ungkapnya. (nin/pojoksatu)