POJOKSATU.id, PENGALAMAN tak mengenakkan harus dialami selebgram Fujianti Utami Putri yang harus kehilangan tas  saat liburan di Jepang. Fuji-sapaan akrabnya, tak menyangka tas itu raib hanya persekian detik, ketika dirinya memenuhi permintaan foto orang yang lewat.

"Tadi kita foto-foto. Aku masih ngeh tasnya masih ada. Masih sepi guys, tiba-tiba rame, karena ada lampu lalu lintas. Pas saat lagi foto ada perempuan tiga orang (Indonesia), tiba-tiba ngomong pakai bahasa Jepang," ujarnya di YouTube channel miliknya, Selasa (16/5/2023).

Ketiga orang itu minta foto ke Fuji yang liburan bersama dua sahabatnya, Violezia Janette dan selebgram Tasya.

"Orang minta foto, tas aku di belakang aku, pas dia minta foto kita ke distract karena fotonya beberapa kali," sambung Fuji.

Sejatinya ada dua tas diletakkan di lokasi, namun yang dicuri hanya tas Fuji, tas temannya bernama Juna tidak disentuh. Oleh karena itulah diduga Fuji telah diincar.

Namun, satu sisi, Fuji bersyukur karena tasnya tidak berisi banyak barang berharga, beda dengan tas temannya. "Tas Kak Juna isinya benar-benar semua ada di situ," timpalnya.

BACA JUGA : Heboh Dijodohkan Netizen, El Rumi Akui Tolak Tawaran Brand untuk Dipasangkan dengan Fuji

BACA JUGA : Akrab Setelah Bicara Negatif soal Fuji, Nikita Mirzani : Sebenarnya Aku sama Fuji Tidak Pernah Punya Masalah Pribadi

Meski kehilangan tas, Fuji tetap mengucap syukur karena Allah SWT masih menolongnya. Karena, saat tiba di Jepang, tasnya yang biasa dipakainya ketumpahan kuah. Karena itu, dia memakai tas yang lain dan tidak mengisi barang-barang berharga.

"Tuhan baik banget, Allah itu baik baik banget. Jadi, aku ngeluarin beberapa passposrt, cincin aku pakai, kamera pocket aku keluarin. Jadi ada beberapa barang berharga aku keluarin. Jadi benda berharga yang ada di tas yang hilang adalah gelang yang dikasih Kak Stefi, maaf ya kak," ungkapnya.

Tasya menambahkan, kemungkinan yang mengambil tas Fuji bukan orang Jepang, melainkan orang yang mengenal Fuji.

"Kita enggak pernah ada barang yang hilang di Jepang, kayaknya si Fuji sudah diincar tasnya, karena kalau orang Jepang (pelakunya) kemungkinan kecil, bisa jadi kita sudah diikuti," tambahnya.

Hal senada diucapkan Violen. Dia beberapa kali ke Jepang, tidak pernah mengalami kejadian pencurian. Bahkan ketika barangnya jatuh dan ditemukan orang Jepang, maka akan dikembalikan.

"Sampai dikejar sama orang Jepang buat dibalikan (barangnya). Orang ini di sini percaya karma," sebutnya.

Fuji yang mendengarkan penuturan dua sahabatnya itu tampak sepakat tasnya dicuri oleh orang yang memang sudah mengenal dirinya siapa dan mengincar keberadaannya saat di Jepang. (nin/pojoskatu)