POJOKSATU.id, NAMA foodvlogger Farida Nurhan jadi sorotan belakangan ini, usai curhatannya mengaku dipalak pemilik usaha saat dirinya mereview gratis Warung David di Banyumas.

Berawal dari postingan di Instagram dengan tajuk 'Guys Omay dipalak', tertanggal 23 Mei 2023, dengan mengunggah tagihan kini pro kontra terjadi.

Omay-sapaan Farida Nurhan dikritik karena unggahannya itu membuat malu warung tersebut, namun di sisi lagi si pemilik warung juga dicap aji mumpung, hingga berujung hujatan dan sempat menutup usahanya.

Omay mengaku dipalak, karena mendapatkan tagihan Rp8 jutaan usai mereview warung itu. Karena, di awal dia mempersilahkan siapa saja yang datang untuk makan gratis di warung itu, saat dia mereview. Namun, dia tak menyangka diberi tagihan Rp8 juta itu untuk 115 orang, karena niatnya di awal membantu mereview gratis membantu usaha UMKM yang tidak maju.

Setelah itu, kejadian ini jadi viral, Farida Nurhan pun membuat klarifikasi terbaru di TikTok-nya. Dia menjelaskan kronologi mengapa sampai harus mengunggah pengalamannya itu di media sosial.

Dia mengatakan jika diberi tagihan Rp8 juta itu, maka sejatinya warung itu bukan masuk list yang pantas direview gratis. Dan, sebagai food vlogger yang sudah berpengalaman, dia sudah bisa menerka satu warung itu bisa habis berapa dan bukan Rp8 juta.

"Kalau menurut Omay pribadi itu bukan target review gratisnya Farida Nurhan. Standar review gratisku warung gerobak, penjualnya sepuh, yang jual bertahun-tahun tapi enggak maju, siapa tahu Omay bisa bantu," jelasnya dikutip Pojoksatu.id dari akun TikTok-nya, Jumat (2/6/2023).

BACA JUGA : Lubang Hidungnya Terlihat Besar Sebelah, Farida Nurhan Tolak Disebut Gagal Tiga Kali Operasi Hidung

BACA JUGA : Mendadak Unfollow Fuji setelah Video Trending 1, Ini Jawaban Farida Nurhan saat Dituding Tak Tahu Terima Kasih

Namun, saat itu dia melihat ada foto seorang kakek yang kakinya dibalut habis kecelakaan di warung itu, maka dia langsung mau mereview gratis. Karena dia teringat almarhum bapaknya.

Dan, sebelum mereview warung itu dia mengalami kecelakaan. Dengan kondisi kaki memar, dan harus membawa obat penahan sakit, Omay tetap datang ke warung itu.

"Sampai di sana, Omay senang banget dong disambut oleh ibu-ibu menunggu ada yang 5 jam, 6 jam. Kalau dihitung-hitung maksimal 30 (orang) dengan anak-anak yang datang ke sana," kenangnya.

"Aku kasih tahu ya, Omay sudah sering review gratis, delapan tahun jadi food vlogger kesana kemari, Omay sudah sering metraktir, memberi rezeki lebih ke penjualnya, aku sudah tahu kira-kita ini berapa," sambung perempuan yang sempat jadi TKW ini.

Dia mengkalkulasi dengan kondisi apa yang dijual di warung itu, harusnya paling banyak tagihan Rp5 juta.

Dia juga mengatakan saat mereview itu, dia sempat menyaksikan saat menu (getuk) habis di warung itu malah mengambil dari warung sebelah.

"Aku ngomong baik-baik, 'David Omay kan mau mereview warung gratis di sini, tapi jangan dari warung sebelah dong. Nanti tagihannya banyak Omay enggak mau bayar loh. Tapi tetap aja dimaksukkan dari warung sebelah," kenangnya.

Dia mengaku tak ingin bicara banyak lagi dan langsung pamit dan meminta agar tagihan diberikan ke timnya. Biasanya, pada malam hari, tiap kali menerima tagihan, dia akan langsung mentransfernya bahkan memberi uang lebih. Tapi kali ini tidak dilakukannya.

"Tapi begitu aku lihat Rp8 juta something aku cek dong bill-nya. Plus paling atas bakso porsi dan sotonya 115. Kalau harga dari setiap harga dari tiap makanan aku enggak masalahin. Yang Omay masalahkan lebih ke porsinya," jelasnya.

Omay juga menjelaskan sempat bicara dengan ownernya agar diberi rincian tagihan yang benar-benar. Dan, dia masih berharap dengan tak langsung mentransfer bisa terketuk hati warung itu agar memberikan rincian sebenarnya.

"Tapi besok pagi tim minta rekening lagi balasannya diforward gitu, ya sudah aku transfer. Pada siang harinya aku pikirkan aku naikkan di sosial media aku," ujarnya.

Dia paham postingan bakal jadi pro dan kontra. "Omay minta maaf ke kalian yang tidak sependapat tapi menaikkan ke sosial media aku bukan harapan Warung David dihujat, bukan. Aku pengen mereka terketuk hatinya enggak hanya ke Omay ke orang lain. Kalau berbuat ikhls kalau bisa jangan dipalak," bebernya.

"Apakah Omay marah? Enggak. Terus terang di dalam hati kayak nelongso, karena aku tahu perjalanannya ke sana, ban mobil kena paku, kakiku masih sakit, kok gitu ya, gitu doang, engga ada masuk apa-apa," sebutnya.

Dia tetap memberikan semangat ke Warung David dan tetap menayangkan video review. "Konten tetap tayang, Omay sangat all out buat videonya, Omay buatin bagus videonya," pungkas Farida Nurhan. (nin/pojoksatu)