POJOKSATU.id, PRESENTER Feni Rose mengaku baru kenal agama dan menjalaninya ketika duduk di bangku SMP. Ini tak lain karena orang tuanya menikah beda agama.

"Jadi sebetulnya kalau dari keagamaan, baru pada saat aku SMP bertekad untuk belajar salat sendiri. Diajarin ngaji sih diajarin, cuma namanya waktu itu masih anak-anak ya begitulah. Tapi kesadaran untuk hal itu pada saat SMP," ungkap Feni Rose dalam podcast Travelbook Star, dikutip pada Jumat (24/2/2023).

Ya, Feni Rose memang merupakan presenter yang lahir dari keluarga yang beda agama. Feni Rose pun bersyukur karena akhirnya menemukan jalan untuk mendalami agama Islam.

"Jadi banyak hal lah ya yang aku merasa bahwa salat, doa itu adalah betul-betul satu-satunya yang menjaga di saat takut, bingung, sedih," sambungnya.

BACA JUGA : Tak Mau Punya Anak, Rina Nose Sebut Bukan Penganut Childfree

Bahkan setelah itu, dia sampai ke Tanah Suci untuk umrah. Tepatnya ketika usianya belum sampai empat puluh tahun.

"Alhamdulillah sudah pernah (umrah), aku lupa tahun berapa ya tapi aku ingat umur aku belum 40, masih 30-an. Kenapa aku ingat itu? karena itu menjadi pelajaran bahwa memang tidak boleh sombong gitu ya jadi orang," cerita Feni Rose.

Soal umur, ingatan Feni juga mengacuh pada kebijakan vaksin di Arab Saudi. Beberapa vaksin yang wajib dilakukan peserta umrah terkait penyakit meningitis dan influensa. Dan, dia tidak diwajibkan.

"Karena biasa tuh ya, kalau kita mau umrah itu pasti ada vaksin, meningitis terus influensa, tapi vaksin influensa itu nggak wajib dan yang wajib itu kalau sudah umur 40 tahun ke atas," pungkas Feni Rose. (nin/pojoksatu)