POJOKSATU.id, DESAINER Didiet Maulana mengungkapkan cerita haru tentang keterlibatannya, di konser bertajuk 'Glenn Fredly : 25 Years of Music” yang berlangsng Sabtu (24/6/2023) di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta.
Didiet Maulana merancang busana khusus untuk istri dan anak almarhum Glenn Fredly yaitu Mutia Ayu dan Gewa. Dimana, keduanya akan berduet duet dengan Glenn yang ditampilkan secara hologram.
Didiet menjelaskan busana indah yang dipakai Mutia Ayu dan Gewa bernuansa romansa timur, ini sesuai dengan semangat Glenn yang sangat ingin bisnis tenun dari Indonesia Timur tumbuh berkembang.
"Bung, ingat enggak dulu, Bung mau ajak beta bikin workshop di Ambon buat semangatin anak-anak muda di Indonesia Timur. Bung, punya banyak mimpi termasuk kasih semangat untuk dunia tenun di sana," tulisnya dilansir dari postingan Instagram-nya, Senin (26/6/2023).
Didiet mengatakan sudah kaum ibu di Timur sudah membuat seperti yang diharapkan, meski Glenn belum sempat melihatnya.
"Bung, beta su bikin tenun dengan mama-mama penenun di Tanimbar saat itu. Tenun yang Bung kasi semangat untuk mereka bikin. Dan ketika jadi, Bung belum sempat itu liat seperti apa cantiknya," sambungnya.
BACA JUGA : Momen Haru Glenn Fredly Muncul dalam Bentuk Hologram di Konser ‘Glenn Fredly: 25 Years of Music’
Dan, kain-kain indah tersebut Didiet keluarkan untuk dipakai Mutia dan Gewa di momen spesial konser Glenn.
"Inspirasi baju Mutia dan Gewa adalah dari estetika busana Indonesia seperti kain yang dibentuk di dada, dan ditambah dengan renda bordir halus bermotif renda-renda, karena memang banyak motif Timur yang terpengaruh budaya Eropa," jelasnya.
Untuk Mutia, Didiet memakaikan veil kepala serupa ketika Mutia menikah. Namun, semua berwarna hitam dengan taburan kristal sehingga gemerlap di panggung.
"Gewa lagi senang dengan film Wednesday, Bung. Beta coba buat baju yang sedikit ada ide dari sana. Pas nyobain Gewa ga mau copot! Tenun Tanimbar membalut mereka berdua, Bung," ungkapnya.
Didiet mengatakan, meski Glenn tidak sempat melihat kain tersebut, namun karya para Mama-mama penenun itu yang disemangatinya dulu bisa hadir juga di konser.
"Biar jadi saksi bagaimana Bung selalu tulus kasi semangat yang membuat dunia kreatif Indonesia semakin hebat. Sebuah presentasi karya untuk 25 tahun perjalanan karya Glenn Fredly. Sebuah kisah dalam kain. Romansa Timur," pungkas Didiet Maulana. (nin/pojoksatu)
