POJOKSATU.id - Sarwendah kembali menjadi perbincangan hangat warganet. Dalam sebuah wawancara terbaru, mantan istri Ruben Onsu ini akhirnya menanggapi isu yang sering mengaitkannya dengan sejumlah pria, terutama saat bekerja sama di berbagai proyek.
Sarwendah mengungkapkan bahwa dirinya kerap dijodoh-jodohkan oleh netizen setiap kali terlihat dekat dengan lawan jenis, baik dalam proyek syuting maupun konten media sosial. Namun, ia menanggapi semua itu dengan santai.
"Ya, namanya juga netizen. Mau syuting sama siapa aja, pasti ada aja yang dijodoh-jodohin. Tapi saya sih santai. Ini risiko jadi public figure, kan?" katanya sambil tertawa.
Sarwendah menjelaskan bahwa kedekatannya dengan siapa pun, termasuk rekan kerja, murni karena profesionalisme. Bahkan, ia sempat membahas pengalamannya saat membantu seseorang belajar live TikTok yang malah menjadi bahan gosip.
"Saya cuma bantu teman belajar live, tiba-tiba dijodohin. Padahal cuma bantu-bantu aja," tambahnya.
Ketika ditanya lebih lanjut, Sarwendah mengungkapkan prioritasnya saat ini adalah keluarga dan pekerjaan. "Kalau soal gosip, saya lebih pilih fokus kerja dan urus anak-anak. Saya lagi menikmati hidup, nyari cuan, dan menikmati hasil jerih payah sendiri," tegasnya.
Sarwendah juga menekankan bahwa menjaga mental anak-anaknya di tengah sorotan publik adalah hal utama. Ia mengaku sering berkonsultasi dengan psikolog untuk memastikan anak-anak tidak merasa terbebani oleh berita atau isu-isu di media sosial.
"Saya dan Ruben sepakat, apapun yang terjadi, anak-anak harus tetap merasa aman dan bahagia. Saya nggak mau mereka terbawa masalah orang dewasa, apalagi sampai terganggu mentalnya," jelas Sarwendah.
Meski sering menjadi bahan spekulasi, Sarwendah memilih untuk tidak terlalu memikirkan komentar warganet. "Mau netizen cocok-cocokin saya sama siapa, ya terserah. Saya mah kerja aja, fokus cuan," ungkapnya sambil tersenyum.
Sarwendah juga menyebut bahwa dinamika kehidupan seorang public figure memang tidak lepas dari sorotan. Namun, ia berusaha menjalaninya dengan tenang dan bijak.
"Hidup ini kan nggak mungkin cuma ketemu sesama perempuan, pasti ada cowok juga. Masa kalau kerja nggak boleh ada cowok? Kan nggak mungkin. Jadi, ya udah nikmati aja," tutupnya santai.***
