POJOKSATU.id, AKTOR Ganindra Bimo terpaksa harus menjalani rangkaian perawatan medis salah satunya dioperasi. Ini tak lain karena dia mengalami sakit syaraf kejepit di bagian leher atau istilah kedokterannya HNP Cervical.

"Gimana rasanya? Sakit kaya kejepit bahkan ada kalanya tangan gue kebas dan punggung gue rasanya kayak kebakar," tulisnya di Instagram @ganindranimo, dikutip Selasa (14/3/2023).

Dalam postingan itu, Ganindra Bimo menyertakan foto lehernya yang bermasalah. "Gue ngerasain ini sejak 4-5 taun lalu, cuma gue pikir ini hanya cedera-cededra ringan karena gue olahraga/kecapean. Enggak pernah sedikitipun gue kepikiran ini HNP!" tambahnya.

Ganindra Bimo tak menampik kalau masuk ke ruang operasi adalah sesuatu yang menyeramkan. Namun dia merasa beruntung, kemajuan teknologi telah sedemikian maju. Pun operasi yang dia jalani menyebabkan luka sayat yang kecil.

"Operasinya juga sebentar sekitar 60 menitan lah," katanya di postingan berikutnya.

BACA JUGA : Rilis Daftar Musuh-musuhnya, Nikita Mirzani : Tunggu Loe Satu-Satu Kena Karmanya

Sang istri, Andrea Dian, juga mengunggah proses penyembuhan Ganindra Bimo. Disebutkannya Ganindra Bimo melakukan Percutaneous Endoscopic Cervical Discectomy (PECD), hal itu adalah sebuah teknik endoskopi dengan alat Jiomax.

"Puji Tuhan operasi nya berjalan dengan lancar," tulisnya di Instagram @andreandianbimo, dikutip Selasa (14/3/2023).

Dalam video yang diunggahnya, terlihat Ganindra Bimo melakulan pemeriksaan sebelum operasi dilakukan. Sampai pada pasca operasi.

"Syaraf kejepitnya Bimo itu ada tiga level dan di salah satu level nya ada syaraf yang sampai kehimpit tulang, jadi tulangnya perlu dikikis buat ngebebasin si syarafnya itu, biar yang tadinya gepeng jadi normal lagi bentuknya," tulis Andrea.

Yang jelas, operasi yang dijalani oleh Ganindra Bimo sudah berjalan lancar, dan tengah dalam proses recovery untuk bisa beraktivitas seperti biasa lagi.

"Masih harus tetap menggunakan collar neck selama kurang lebih satu bulan, minggu pertama full istirahat ( bisa melakukan aktivitas normal)," tutupnya. (nin/pojoksatu)