POJOKSATU.id, BOY GROUP K-Pop Tomorrow X Together atau TXT memilih empat spot wisata Bali sebagai lokasi syuting video klip lagu berjudul 'Sugar Rush Ride'.

Keempat tempat wisata Bali tersebut adalah Air Terjun Banyu Wanna Amertha, Pantai Gunung Payung, Savana Tianyar, dan Kebun Raya Bedugul. Keindah Pulau Dewata tersaji indah di video klip TXT yang satu label dengan BTS itu.

Tak hanya dipuji oleh netizen Korea, warganet tanah air bangga atas pemilihan Bali sebagai lokasi syuting TXT. Tak terkecuali Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf RI).

Lewat postingan resmi Instagram-nya, @kemenparekraf.ri, mengungkapkan ikut bangga Bali bisa semakin dikenal di luar.

"Daebak! Keindahan Bali emang luar biasa. Saking luar biasanya, sampai dipilih jadi tempat syuting @txt_bighit dalam lagu barunya. Bangga banget nggak nih para MOA (fans TXT)?," demikian caption postingan akun kemenparekraf.ri.

Admin akun tersebut menyebutkan bangga sama pesona Bali yang lagi-lagi berhasil dipilih sebagai destinasi dan inspirasi dalam berkarya.

BACA JUGA : ARMY Tuntut NCT 127 Minta Maaf ke BTS, Gegara Hal Ini

"Lokasi #DiIndonesiaAja mana lagi yang cocok jadi lokasi syuting versimu, Sob?," lanjut @kemenparekraf.ri.

Lalu bagaimana respon K-Popers Indonesia atas postingan itu? Netizen banyak yang menyentil Menteri Sandiaga Uno, yang sempat memberikan pernyataan untuk mengurangi nonton K-Pop dan drakor. Sementara faktanya, grup K-Pop secara tidak langsung mempromosikan Bali.

"Terus gini disuruh dengarin dangdut pop padahal K-Pop juga membantu promosi pariwisata di Indo," komen @prada.against*** di postingan Kemenparekraf RI tersebut.

"Tuh kan, makanya enggak boleh loh hujat K-Pop dan para fansnya. Tuh lihat, dibantu promosi in secara GRATIS ke seluruh dunia, tanpa endors loh. Bangga kan. Sarangha," tulis yunita***.

"Apakah ini berarti pak @sandiuno akan meralat imbauan untuk lebih banyak mendengarkan koplo dan mulai memberikan ruang kita mendengarkan K-Pop," komen @fitrihst***.

"Tuh kan pak, sedikit demi sedikit kpop mendukung promosi pesona Indonesia hahah. Bentar lgi ada yang bikin musik K-oplo loh," sentil @cciwidi***.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengajak masyarakat Indonesia terutama generasi muda untuk lebih banyak mendengarkan musik koplo dan mengurangi konsumi musik K-Pop itu di acara Keuken 2022 : Sunday Funday di Bandung.

"Kalau kita kurangi dengar K-Pop atau nonton drakor, kita banyakin nonton drasun (drama Sunda) atau dakop (dangdut koplo), kita mudah-mudahan dalam lima tahun ke depan bisa membalap Korea," ujarnya beberapa lalu.

Dia mengatakan optimis ekonomi kreatif Indonesia bisa menyusul Korea jika kita lebih banyak mengonsumsi produk lokal.

"Berkat dukungan kalian, saya optimis Ekonomi Kreatif Indonesia bisa menciptakan lebih banyak lagi lapangan kerja. Dan, yang sekarang ranking 3 dunia bisa segara menyusul Korea yang berada di urutan ke-2," jelasnya.

Sandiaga menegaskan dirinya tidak melarang netizen mendengarkan lagu K-Pop. "Bukan melarang ya guys, hanya mengingatkan untuk jangan lupa mendukung musisi lokal kita," tegasnya. (nin/poojoksatu)