POJOKSATU.id, PERMINTAAN maaf yang diungkapkan Inara Rusli istri Virgoun ternyata tak menghentikan langkah hukum yang diambil pihak Tenri Ajeng Anisa. Padahal Inara merespon somasi yang dilayangkan sebelumnya kepada dirinya dan Virgoun.
"Kami berterima kasih ada permohonan maaf tapi ini akan tetap kita bawa ke jalur hukum, nanti ada restorative justice," ujar pengacara Tenri Ajeng Anisa, Milano Lubis kepada wartawan, Kamis (4/5/2023).
Dijelaskannya, kasus ini harus jelas siapa perempuan yang sebenarnya jadi selingkuhan Virgoun. Dia memastikan bukan kliennya, sementara sudah keburu dihujat di media sosial usai Inara Rusli mengungkap perselingkuhan Virgoun.
"Biar jelas, dia kan perempuan, klien kami juga perempuan merasakan hal yang sama. Kita mau tahu siapa yang bermain dapat keuntungan siapa," tegasnya.
Milano mengatakan kliennya tidak gertak sambal, melainkan akan benar-benar melapor ke polisi. "Kalau dibilang ini rekayasa, enggak, enggak. Kami akan proses hukum. Proses hukum akan membuktikan klien kami ada hubungan apa sama Virgoun," jelasnya.
BACA JUGA : Respon Somasi, Inara Rusli Minta Maaf Usai Mengunggah Nama Tenri Ajeng Anisa
BACA JUGA : Tenri Ajeng Layangkan Somasi untuk Virgoun dan Inara Rusli, Deadline 2 x 24 Jam Pemintaan Maaf sebelum Dipolisikan
Pihaknya ingin mengetahui siapa aktor utama dalam kasus ini, yang membuat Tenri terseret dan terhujat. "Kami tetap maju lurus, sampai kita tahu siapa dalangnya," sebutnya.
Tenri Anisa, lanjutnya sudah mengetahui permintaan maaf Intara. Dan, meresponnya dengan baik dan bertanya apakah ini sudah selesai. Hanya saja, dari kuasa hukum menjelaskan, kasus ini tidak akan selesai sampai benar-benar terungkap siapa perempuan selingkuhan yang dimaksud Virgoun.
"Kita harus clear sampai dipulihkan namanya. Klien kami hanya menganggap Virgoun sahabat," sambungnya.
Diakuinya, Tenri sendiri masih sakit saat surat pernyataan selingkuh yang dibuat Virgoun diunggah Inara Rusli, ada kalimat tentang berhubungan badan dirinya dan pentolan band The Last Child itu. Padahal Tenri memastikan dirinya tak pernah berbuat itu.
"Berhubungan suami istri di surat pernyataan itu yang bikin sakit, diposting, kan enggak boleh asal-asal posting," tutupnya. (nin/pojoksatu)
