POJOKSATU.id, KOMIKA dan aktor, Arie Kriting turut bersedih dengan kejadian penganiayaan yang menimpa David, putra pengurus GP Ansor, Jonathan Latumahina.

Pasalnya, Arie Kriting mengenal Jonathan Latumahina. Beberapa kali mereka bertemu dan baginya Jonathan pria yang sangat baik. Karenanya, dia ikut merasakan sakitnya hari seorang ayah melihat sang putra, David, koma karena dianiaya anak pejabat pajak Mario Dandy Satriyo

"Baru lihat video penganiayaan oleh anak pejabat Pajak. Itu bapaknya korban orang paling baik. Beberapa kali saya pernah bertemu. Om Jo itu paling baek oww," tulisnya di akun Twitter-nya @Arie_Kriting.

Suami Indah Permatasari itu berharap ada keadilan untuk David dan Jonathan.

"Aduh sa pu (saya punya) hati hancur sekali. Tuhan, tolong kasih keadilan. Kayaknya itu pelaku psikopat. Kok bisa selebrasi gitu," ungkapnya.

BACA JUGA : Pakar Ini Menilai Mario Dandy Bak Sambo Kecil, Agnes Gracia Seperti Putri Candrawathi yang Jadi Otak Penganiayaan

BACA JUGA : Rentetan Lengkap Penganiayaan Mario Dandy, Dipicu Ucapan Agnes Gracia pada 23 Januari, Dikompori Shane Lukas

Seperti diberitakan David dianiaya dengan sadis oleh Mario Dandy di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Senin (20/2/2023).Kasus ini viral setelah penganiayaan brutal itu beredar luas.

David sendiri merupakan seorang mualaf yang mengucapkan kalimat Syahadat sejak ketiga tahun lalu atau lebih tepatnya ketika dirinya masih berusia 14 tahun. Selain ayahnya pengurus, dia juga merupakan ahli IT di GP Ansor.

Saat ini, David masih koma. Sementara Mario telah ditangkap dan ditahan. Sedangkan ayah Mario Dandy yang bernama Rafael Alun Sambodo dicopot dari jabatan Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Kanwil Jakarta Selatan II.

Pencopotan dilakukan tak lama setelah dia meminta maaf secara terbuka atas kelakukan putranya yang membuat David koma. Sementara, Mario Dandy Satriyo juga dipecat dari kampusnya di Universitas Prasetya Mulia. (nin/pojoksatu)