POJOKSATU.id, PENYANYI member grup Mamamo, Hwasa, dilaporkan
Tim Solidaritas Orang Tua Mahasiswa dan Perlindungan Hak Asasi Manusia, atas aksinya di panggung di Sungkyunkwan University Festival.

K-Media menyebut Hwasa dilaporkan ke Seongdong Police Station, Seoul. Ini terkait aksi panggungnya  dalam rangkaian syuting acara tvN “Dancing Queens on the Road” bersama Rapper Locco.

Hwasa tampil di event itu pada tanggal 12 Mei 2023 dengan membuat gerakan atau gesture yang dinilai vulgar di hadapan mahasiswa. Hwasa berjongkok di atas panggung kemudian membuat gerakan menjilati tangannya dan meletakkanya ke bagian selangkangannya.

Meski hanya stage act atau aksi panggung, dia dinilai membuat penonton tidak nyaman dan malu saat menyaksikan gesture itu.

BACA JUGA : Resmi Tinggalkan RBW, Hwasa Bakal Gabung Agensi Milik PSY ‘P Nastion’

BACA JUGA :   Staf Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Penggemar saat Fansign, HYBE Sampaikan Permintaan Maaf

Aksi panggung Hwasa sejatinya sudah langsung viral pada saat selesai manggung dan menimbulkan kontroversi. Namun, baru hari ini (Senin (10/7/2023), laporan polisi diajukan.

"Gerakan Hwasa menunjukkan tindakan seksual yang menyimpang dan cukup membuat malu publik yang menyaksikannya," demikian keterangan dalam pengaduan tim solidaritas orang tua tersebut.

Saat ini, penyelidikan sedang berlangsung.

Sementara itu, agensi baru Hwasa P Nation pernyataan singkat. "Penyelidikan ini berlangsung , “Kami memahami bahwa polisi sedang meninjau kasus ini," jelas agensi milik Psy itu. (nin/pojoksatu)