POJOKSATU.id, ARTIS cantik Cinta Laura mengeluarkan uneg-unegnya sebagai warga negara blasteran. Pasalnya, dia kerap ditanya lebih merasa sebagai orang Indonesia atau Jerman.

Cinta Laura merasa kecewa mengapa harus ditanya hal serupa berulang kali. Padahal sebagai anak dengan ibu Indonesia dan ayah Jerman, sulit baginya memilih.

"Seumur hidup aku, aku selalu ditanya 'Cinta kamu merasa Indonesia atau Jerman?'. Dan pertanyaan itu selalu membuat aku enggak nyaman dan marah," ujarnya di YouTube Helmy Yahya, baru-baru ini.

Menurut Cinta, ketika ditanya dan harus memilih satu negara, maka akan ada hati yang terluka. "Karena aku berpikir kalau aku bilang aku ngerasa lebih Indonesia aku enggak menghargai ayah aku. Kalau aku merasa Jerman berarti tidak menghargai ibu aku," ungkapnya.

Cinta menyebut dirinya saat ini adalah perpaduan dari sikap orang Indonesia dan Jerman. "Work ethic-ku, profesionalisme aku, cara bekerja aku, ketegasan aku, itu aku dapatkan dari ayah aku yang orang jerman. Aku tidak akan jadi sosok seperti itu tanpa papa aku," jelasnya.

"Tapi rasa empati aku, keinginan aku berbuat baik itu, tindakan sosial aku, aku dapatkan dari ibu. Karena budaya Indonesia yang sangat hangat dan memperdulikan satu sama lain-lain. Jadi apa yang aku rasakan? Aku merasa keduanya (Indonesia-Jerman)," smabungnya.

BACA JUGA :Agnez Mo dan Cinta Laura Kompak Dukung Pelajar SMPN 1 Ciawi yang Dikritik Gegara Berdansa di Sekolah

BACA JUGA : Blak-blakan, Septia Ungkap Putra Siregar Selingkuh, Unggah Wajah Sang Pelakor

Kemudian, dia menyinggung soal warga sepertinya blasteran atau diaspora Indonesia (perantau di luar negeri), yang hanya bisa mendapatkan satu paspor, padahal mencintai dua negara.

"Buat aku pribadi menyedihkan bahwa orang seperti aku, harus memilih antara keduanya (negara). Tentunya aku tidak menyesal memilih paspor Indonesia. Karena passion aku benar-benar untuk memberdayakan orang Indonesia dan mebuat Indonesia meraih potensi, itu impian aku," tuturnya.

Dia berharap suatu hari, Indonesia bisa seperti luar negeri memberikan warganya yang blasteran memiliki dua paspor.

"Ini opini aku, suatu saat nanti Indonesia bisa memperbolehkan memilih dua pasport juga, karena sebenarnya memiliki dua paspor baik buat di Indonesia juga," sebutnya.

Sebab, faktanya menurut Cinta banyak diaspora yang punya skill dipersulit balik ke Indonesia. "Banyak aturan untuk mereka bisa kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi besar, itu hanya karena sebuah buku kecil paspor or Visa," ungkapnya.

Pun demikian, dia menegaskan pendapatnya ini bukan berarti dia kecewa telah memilih paspor Indonesia. "Jangan sampai orang-orang salah mengerti, aku senang aku memilih paspor Indonesia," pungkas Cinta Laura. (nin/pojoksatu)