POJOKSATU.id, VOKALIS band Sheila on 7, Akhdiyat Duta Modjo alias Duta pernah mengalami kejadian terburuk dalam karir bermusiknya. Dia sempat kehilangan suara, yang membuatnya harus vakum dari dunia tarik suara selama enam bulan.
Duta Sheila on 7 menjelaskan peristiwa kehilangan suara itu terjadi pada tahun 2011. "Saya kena cobaan suara saya hilang sampai karir hilang," ujarnya di YouTube Ustaz Salim A Fillah, baru-baru ini.
Hal itu terjadi kata Duta berawal seperti orang iritasi biasa. "Kalau kayak penyanyi itu kan biasa ya. Turnya kan berbulan-bulan 25 kota, 30 kota, kalau terporsir biasanya radang, efeknya suaranya parau atau serak atau yang paling parah habis," jelasnya.
Saat itu, Duta masih berpikir itu radang biasa, dia pun mengonsumsi obat yang biasa dia makan ketika radang muncul.
"Tapi kok enggak sembuh-sembuh sampai pada akhirnya suara enggak lepas, serak, tapi kayak orang mau batuk berdarah, gatal. Tapi saya paksa mau keluarin dahaknya enggak bisa. Di tahun awal 2011 saya sempat batuk darah," kenangnya.
Kondisinya memburuk hingga dia menjalani cek medis dan akhirnya didiagnosa menderita Tuberkulosis atau TBC. "Saya kena TBC, penyembuhan 6 bulan, benar-benar enggak bisa ngeluarin suara," timpalnya.
BACA JUGA : Patut Ditiru, Ini Tips Langgeng Rumah Tangga Duta Sheila on 7 dan Adelia Lontoh
BACA JUGA : Cerita Duta Sheila On 7 soal Awal Terbentuknya Band dan Siapa Sosok Sheila Sebenarnya
Gegara itu, album Sheila on 7 yang sedang dalam pengerjaan harus terkendala. Target mau bikin 10 lagu dalam satu album, namun satu belum sempat direkam suaranya keburu hilang.
"Jadinya kita rilis 10 lagu tapi satu demo version. Kita berusaha ngasih tahu mereka notice suaranya kok beda," lanjutnya.
Pada posisi ini, Duta mulai merasakan menjadi beban untuk bandnya. Dia merasa telah mengecewakan teman-temannya.
"Mungkin akan beda kalau saya penyanyi solo, kalau saya enggak bisa nyanyi yang kena efek saya doang, saya enggak mengorbankan yang lain," sebutnya.
Pun, dia sangat bersyukur punya teman yang mengerti kondisinya. "Qadarullah saya dapat teman-teman yang kayak mereka, padahal hitugannya waktu itu Sheila on 7 masih beraktivitas dengan rutin," tandasnya.
"Sebenarnya bisa saja kalau mereka visinya ke depan mereka bilang 'kalau enggak bisa ngikuti ditinggal'. Mereka punya 1001 alasan melakukan itu, tapi mereka enggak melakukan itu. Itu keberuntungan saya lagi. Mereka tahu keadaan saya mereka mau menunggu," tuturnya
Setelah itu, suaranya mulai ada, tapi belum sembuh. Mereka ada tawaran tampil di TV. Eros dkk menyarankan Duta lipsing, namun ditolaknya. Dia ingin tetap mencoba. Namun, itu malah jadi blunder membuat sejarah jadi penampilan terburuknya.
"Saya bilang saya kepengen nyoba. Akhirnya mereka ngiyakan hasinya sebegitu bUruknya, buat Sheila on 7, itu malu-maluin. Saya benar-benar kayak orang mau belajar nyanyi, bukan pekerjaannya nyanyi, saya itu merasa bersalah lagi," ujarnya.
Tapi lagi-lagi, Duta sangat bersyukur, teman-temannya mengerti kondisinya. Diapun benar-benar fokus lagi ke proses penyembuhannya dengan minum obat rutin.
"TBC itu sangat mudah disembuhkan asal berobatnya rutin, karena kalau lupa harus ngulan. Selama tertib minum obatnya baktri akan mati dalam waktu 6-9 bulan," bebernya.
Selanjutnya, kondisinya membaik dan harus menjalani ujian terberat lain. Yaitu rilis album dan manggung dengan artis-artis lain.
"Posisi istilahnya rapuh, kepercayaan diri saya belum balik. Saya belum yakin saya bisa nyanyi lagi," ucapnya.
Namun, dia tetap berusaha dan akhirnya bisa menyanyi lagi. Di situ, dia benar-benar lega dan langsung berlari ke sang istri Adelia Lontoh. "Saya bersimpuh di kaki istri saya, nangis seperti anak kecil, 'buk aku bisa nyanyi lagi'. Saya merasa itu sesuatu yang saya senangi, bisa bermanfaat bagi orang lain lewat nyayi. Sebegitu berasanya waktu itu, aku iso nyanyi, banggain konco-konco juga wes nunggu aku juga," jelasnya.
Setelah masalah suara selesai, Duta ternyata harus dihadapkan pada penyakit lain yaitu asam lambung.
"Enggak lama setelah itu, di situ saya mulai merasakan asam lambung sampai sekarang. Penyakit lambung itu penyakit gampang-gampang susah, lambung sering karenatelat makan, tapi mayoritas karena pikiran. Saya enggak boleh terlalu bahagaa, saya enggak boleh terlalu sedih," pungkas Duta. (nin/pojoksatu)
