POJOKSATU.id, AKTRIS Aghniny Haque dikenal tidak hanya punya skill seni peran, tapi dia juga adalah seorang atlet taekwondo. Bukan sembarang atlet, dia sudah di level tim nasional. Hanya saja, kekerasan dan penyiksaan yang harus diterima di masa lalu membuatnya mundur.
Aghniny Haque mengungkapkan kekerasan yang diterimanya tak hanya verbal tapi juga fisik yang membuat mentalnya down.
"Tiga tahun sebelum gue vakum tuh, gue mendapati kekerasan fisik dan kekerasan secara verbal dari pelatih gue," bongkar Aghniny di TikTok Falcon Picture, baru-baru ini.
Pemeran di film 'KKN di Desa Penari' ini mengungkapkan selama dua minggu ia kerap mendapatkan kekerasan fisik dan mendapatkan perkataan kurang pantas dari pelatih taekwondonya.
"Sehari latihannya empat kali. Latihannya capek banget dan segala macem gue kena marah. Gue nggak tahu ya kenapa dia semarah itu sama gue, atau mungkin dia dapet mandat 'Lo harus didik anak ini sebaik-baiknya, biar SEA Games bisa dapet emas atau bisa dapet Olympic'," ungkapnya.
BACA JUGA : Dicap Sombong Gegara Bikin Tanda Dilarang Foto-foto di Rumah Barunya, Fuji Tegaskan Semua demi Privasi
BACA JUGA : Sopan Banget, Momen Member NCT Dream Salim Pak Muh Ayahnya Fadil Jaidi
Kekerasan yang diterima Aghniny itu pun memberikan dampak buruk bagi kesehatannya. Ia sempat menderita kecemasan dan rasa takut yang besar.
"Entah gimana, gue masuk ke ruangan penyiksaan di ruang gym gitu. Selama dua minggu gue diperlakuin seperti itu, ditendangin dan dikata-katain," sambungnya.
Bintang film 'Mencuri Raden Saleh' ini menceritakan hal itu sambil menahan tangis. Bagaimana tidak, kejadian tersebut membuatnya drop hingga memutuskan untuk keluar dari tim nasional.
"Yang bikin mental gue bener-bener down dan akhirnya membuat gue memutuskan untuk keluar dari nasional team," lanjutnya.
Untungnya, meski sempat melewati masa kelam, tidak pernah terbesit di dalam pikirannya untuk menyudahi hidup. Aghniny percaya mampu melewati semua masalah yang ada dan berusaha untuk terus bangkit dari keterpurukannya.
"Kalian harus yakin habis gelap terbit lah terang," pungkas Aghniny Haque. (nin/pojoksatu)
