POJOKSATU.id, MUSISI Melanie Subono mengatakan Putri Ariani memang pantas mendapatkan golden buzzer di ajang America's Got Talent (AGT) yang diberikan juri Simon Cowell.

Melanie Subono bangga karena di ajang pencarian bakat itu, Putri Ariani dinilai dari suaranya bukan karena rasa iba karena keterbatasannya.

Dia berharap apa yang dijalani remaja kelahiran Riau itu bisa menginspirasi yag lain.

"Bukan sok mau ikutan posting, ini aja dah dua hari mikir. Tapi pengen banget orang baca tulisan ini. Gak harus settuju, just read," tulis Melanie di laman Instagram-nya, @melaniesubono, Jumat (9/6/2023).

Dia menyertakan foto bersama Putri Ariani saat mereka berada dalam satu acara. "Sok kenal akrab juga enggak, tapi kebetulan pernah ber-event bersama, pernah bertemu, dan pernah ngelihat beberapa hal. Anwyay, stand proud, kamu hebat dan cantik!," ungkapnya.

Cucu Presiden ke-3 RI, BJ Habibie ini menyarankan agar Putri Arini tetap berbuat baik kepada orang-orang yang pernah tak cuek terhadapnya di masa lalu.

"You got what you deserve ya @arianinismaputri dan tetap dan selalu baiklah pada mereka yang sebelumnya support maupun nyuekin," ungkapnya.

BACA JUGA : Profil Putri Ariani Penyandang Disabilitas Pengguncang AGT 2023, Lahir Premature Tunanetra sejak 3 Bulan

BACA JUGA : Penyanyi Tunanetra Asal Indonesia Dapat Golden Buzzer America’s Got Talent dari Simon Cowell

Melanie mengatakan terakhir ketemu dengan Putri pada tiga bulan lalu ketika manggung dengan beberapa seniman Yogyakarta.

"Saat itu, gue sudah tau dia akan ke AGT dan tau juga harus cari ini itu biar bisa berangkat. Hari itu walaupun di Indonesia udah pernah ikut kejuaraan serupa, tapi bedalah," jelasnya.

Melanie masih mengingat bagaimana, Putri sempat diremehkan. "Walaupun sempat naik, tapi masih gue lihat sendiri beberapa waktu lalu yang hitungan jari, kamu nyanyi, orang milih sibuk sama piringnya, dan obrolannya," kenangnya.

"Dan enggak 1-2 orang kedengaran di kuping gue ngomong “kasian ya enggak bisa lihat” …. dih???? Atau gmana MC, host dan lain-lain menambahkan ketidak sempurnaan di narasi perkenalan. Seolah itu penting dan mempengaruhi talenta dan suara," sambungnya.

Dan, ya itu fakta di Indonesia, bahwa seseorang akan dilihat keterbatasannya dibanding talentanya. "Iya sih, di Indonesia masih gitu. Di sini dijual drama dan kesedihan, di sana terbukti kamu bisa dijual murni dari talenta kamu," lanjutnya.

BACA JUGA : Profil Putri Ariani Penyandang Disabilitas Pengguncang AGT 2023, Lahir Premature Tunanetra sejak 3 Bulan

Melanie mengapresiasi Putri Ariani yang tanpa banyak bicara tetiba ikut AGT 2023. Termasuk saat perkenalan ketika show, dia sama sekali tak membahas atau jual kesedihan soal keterbatasannya.

"Tanpa sponsor besar dll, diam, duduk, sebut “I'm from Indonesia”. Tanpa narasi “tidak sempurna”. And, golden buzzer. Dan se-Indonesia posting tentang kamu keren, membanggakan, dll. Dari yang bukan siapa siapa, sampai media, sampai artis sampai menteri (mengucapkan selamat), keren," tuturnya.

Dengan kondisi ini, dipastikan perlakukan publik dan pejabat negeri akan beda ketika nantinya Putri Ariani balik ke Indonesia.

"Pulang ke tanah air pasti kamu diservis, enggak lagi dikasih mic seadanya, harus ini itu dll. Stay Humble ya, plis stay humble, jadi orang yang menghargai orang lain tanpa membedakan. Dan jadi contoh nyata menggapai mimpi itu enggak kenal keterbatasan," pungkas Melanie Subono. (nin/pojoksatu)