POJOKSATU.id, PERSETERUAN Antonio Dedola dengan mantan istrinya Nikita Mirzani terus berlanjut. Dia semakin berani menguak kelakukan artis kontroversi itu dengan mengumbar isi chat yang berisi ancaman mengerikan terhadap Lolly.

Dimana, dalam postingan Instagram Story-nya di akun @toni.dedola, bule Jerman itu membagikan chat Nikita yang mengancam akan membunuh Lolly, jika tidak menuruti permintaan Live di TikTok untuk jualan produk skincare milik ibunya.

Chat itu dikirimkan saat Antonio masih tinggal dengan Nikita Mirzani dan ketiga anaknya di Jakarta.

"Talk to Lolly I will kill her for sure. I will buy poison. Give this message of mine to Lolly. I don't care I'm going to jail for killing my own daughter," isi chat Nikita ke Antonio.

"Bilang sama Lolly aku akan membunuhnya. Aku akan membeli racun. Kasih pesan ini ke Lolly. Aku tak peduli kalau aku masuk penjara karena membunuh putri kandungku," terjemahan dari chat Nikita itu.

BACA JUGA : Kecewa Nikita Mirzani Tak Lagi Biayai Lolly, Antonio Dedola Ungkap Mantan Istrinya Paksa Putrinya Jualan di TikTok Berjam-jam

BACA JUGA : Indra Tarigan Ditahan, Nikita Mirzani Bersyukur, Berharap Ini Jadi Pelajaran buat Pembully Anaknya

Di chat lainnya, Nikita meminta putrinya untuk menurunkan berat badan, kalau tidak akan dikunci di kamar.

"Berat badan Lolly harus 48 Kg, jika tidak aku akan menguncinya di kamar dan dia harus Live (jualan TikTok) sekarang, cek berat badannya sekarang," isi chat Nikita lagi.

"Katakan padanya mulai besok pintu tidak akan pernah terbuka lagi tidak akan pernah.
Dia harus memilih, dia ingin bunuh diri dengan racun atau menjadi gila dan tidak memiliki masa depan dan tinggal selamanya di kamar," lanjut pesan Nikita.

Antonio menegaskan semua bukti ini adalah alasan Lolly yang saat ini sekolah di London tidak berani atau takut pulang ke Indonesia.

"Itulah mengapa Lolly tidak mau kembali ke Indonesia, takut sama ibunya sendiri," jelas Antonio.

Sebelumnya, Antonio menyesalkan Nikita tak lagi mau membiayai sekolah dan keperluan Lolly di London. Dia ingin membantu membayarkan, namun kebijakan sekolah di Inggris tak bisa sembarang menerima pembayaran untuk siswa di bawah umur, melainkan harus wali atau yang memegang hak asuh yaitu Nikita Mirzani.

Mantan polisi itu mengatakan jika Nikita tidak membayar biaya sekolah atau akomodasi tersebut, Lolly bisa jadi gelandangan.

"Jika Lolly tidak dibantu di Inggris saat ini, dia harus hidup di jalanan," sebutnya. (nin/pojoksatu)