POJOKSATU.id, MANTAN suami keempat Nikita Mirzani, Antonio Dedola, memastikan tidak akan diam untuk memberikan penjelasan versinya dari perseteruannya dengan wanita yang dinikahinya Januari 2023 itu. Meski, upayanya untuk itu tidak mudah, salah satunya agenda zoom meeting untuk konferensi pers, Selasa (2/5/2023) malam dibatalkan.

Ya, Antonio Dedola harusnya melakukan konferensi pers untuk mengurai masalahnya dengan Nikita Mirzani. Namun, 10 menit jelang kegiatan itu berlangsung mendadak dibatalkan.

"Tapi tiba-tiba 10 menit sebelum pertemuan, Zoom saya dibatalkan. Aku hanya ingin memberitahu kebenaran dan itu hakku. Saya rasa ada orang lain yang tidak suka aku mengungkapkan kebenaran. Tapi jangan khawatir akan tetap memberitahu kalian," tegasnya di laman Instagram-nya, @toni.dedola.

Karena konferensi pers tidak bisa dilakukan, karena dia ada di Jerman, Toni-sapaan akrabnya, akan memutuskan membuat video di akun YouTube-nya. Channel tersebut baru dibuatnya, dan akan segera merilis video penjelasan lengkap.

"Bismillah guys, aku putuskan untuk membuat video untuk mengungkap kebenaran tentang semua yang terjadi antara aku dan mantan istriku. Aku kembali ke Jerman sejak Jumat minggu lalu. Dan sejak itu banyak sekali yang terjadi," jelasnya.

BACA JUGA : Akrab Setelah Bicara Negatif soal Fuji, Nikita Mirzani : Sebenarnya Aku sama Fuji Tidak Pernah Punya Masalah Pribadi

BACA JUGA : Antonio Dedola Tak Takut Dilaporkan, Siap Polisikan Nikita Mirzani di Jerman

Mantan polisi Jerman ini memastikan dirinya tak ingin mengumbar masalah rumah tangganya dengan Nikita, namun sang mantan istrilah yang duluan membuka ke publik.

"Aku yang tidak ingin mengumbar masalah ini ke publik, tapi aku butuh waktu dan ruang dengan putusnya hubugan kami. Nikita memutuskan membawa hal ini ke publik dan yang aku inginkan hanyalah ingin membersihkan namaku dan menyelamatkan reputasiku," bebernya.

Namun, Toni meminta waktu untuk perilisan video klarifikasi karena ternyata tak semudah yang dibayangkannya. "Video ini butuh waktu dari yang aku kira dan sejak wawancaraku dengan media di Indonesia dibatalkan, inilah satu-satunya cara untukku menjelaskan semuanya dari versiku secara lengkap," ungkapnya.

"Aku membuat channel YouTube untuk merilis video tersebut. InsyaAllah dalam beberapa hari kalian semua akan tahu kebenarannya," pungkas Antonio Dedola. (nin/pojoksatu)