POJOKSATU.id, ABIDZAR Al Ghifari mengungkapkan pernyataan mengejutkan soal keinginannya meninggal di usia muda. Hal itu bukan sekadar ucapan, melainkan harapan agar bisa terwujud.

Abidzar mengatakan ada tiga faktor yang mempengaruhinya berpikir seperti itu. "Siapa yang enggak pengen mati muda. Ada tiga faktor. Satu, gua kangen bokap gua. Yang kedua, gua capek dengan tekanan yang orang-orang kasih ke gua, yang semesta kasih, yang ketiga gua pengen jadi pohon," ujarnya di YouTube Denny Sumargo.

"Menurut gua pohon makhluk hidup yang indah. Matipun ngasih manfaat bagi orang lain, bisa jadi kayu bakar, kayunya bisa dibikin meja," sambungnya.

Namun, dari ketiga faktor itu, kerinduan terhadap sang ayah, Ustaz Jefri Al Buchori atau Uje adalah yang utama. Dia ingin masih bisa bertemu dengan ayahnya.

"Di saat nanti gua meninggal, mau masuk neraka satu surga, gua pengen ketemu bokap gua di gerbang surga disambut naik motor. Terus kita motoran aja kemana, karena gua enggak pernah merasakan motoran berdua. Itu doang yang pengen gua rasain, gimana sih rasanya motoran bareng bokap. Itu doang, kerinduan," tutupnya.

Pada kesempatan itu juga, Abidzar mengutarakan hal mengejutkan soal pemikirannya bahwa ayahnya masih hidup sampai sekarang.

"Tapi entah kenapa gua masih percaya bokap gua masih hidup," tegasnya.

BACA JUGA : Sempat Larang Umi Pipik Menikah Lagi, Abidzar : Gua Enggak Mau Sosok Bokap Digantiin

Dia menceritakan, sahabat ayahnya, aktor Alfie Alfandy pernah bermimpi tentang ayahnya yang menguatkan semuanya. Begitu juga dengan mimpi yang dialaminya.

"Bang Alfie pernah mimpi, dia lagi di suatu acara yang besar, acara tabliq dia duduk di depan. Terus dia lihat ke kiri dia lihat bokap gua jalan. Bang Alfie manggil bokap gua bro. (Uje bilang) 'jangan bilang siapa-siapa gua masih hidup'," kenangnya.

Abidzar pun mengatakan pernah bermimpi di tahun 2018, ketika itu di rumah kontrakan. Dia mendengar ada orang membuka gerbang, dan dia melihat sosok ayahnya. Dia tak memaksa orang percaya dengan apa yang diyakininya.

"Gua buka pintu ada bokap cuma pakai kain kafan, senyum terus pergi. Enggak lama dari situ, tahun 2020 itu mimpinya Bang Alfie, allahualam, enggak ada yang tahu juga," pungkas Abidzar. (nin/pojoksatu)