POJOKSATU.id, PEDANGDUT Dewi Perssik mengingatkan follower-nya, bahwa setiap orang berhak tidak suka dengan yang lain, namun harus berdasar alasan yang jelas. Sebab, dia menilai di dunia ini banyak orang manipulatif, yang terlihat baik dari luar.
"Orang iri boleh, orang tidak suka juga boleh, tapi tetap harus be smart dan realistis ajalah, kenapa? Hidup itu harus pakai bukti dalam setiap masalah, bukan hanya ngomong pintar perilaku bak malaikat yang kenyataannya semua hanya manipulatif," tulisnya di Instagram-nya, @dewiperssik9, Senin (1/5/2023).
Dia mengatakan seseorang yang kita benci karena tuduhan, namun sudah memberi bukti tapi tetap dibenci itu tandanya hati tertutup.
Depe-sapaan Dewi Perssik mencontohkan prahara dalam rumah tangga. "Kalau sudah ada bukti kongkrit misal nipulah, selingkuhlah, masih tetap disalahkan yang wanitanya karena gagal dalam berumah tangga," sebutnya.
Pun, seperti dirinya yang kerap disalahkan gegara tiga kali gagal berumah tangga. Padahal, selama dia menikah selalu jadi 'korban'.
"Apalagi sampai tiga kali kayak gue itu mah enggak punya hati alias dengkinya sudah di ubun," sebutnya.
BACA JUGA : Sempat Tak Akur 4 Tahun, Dewi Perssik Bahagia Bisa Kumpul dengan Sang Kakak di Momen Lebaran Tahun Ini
BACA JUGA : Dewi Perssik : Orang Lain Cari Masalah Dulu Biar Dapat Endorse, Tapi Enggak dengan Aku
Pemilik Goyang Gergaji ini menyebutkan tak ada satupun perempuan yang ingin rumah tangganya gagal.
"Ingat neti, nasib dan takdir orang tidak ada yang tahu, dan tidak ada wanita waras yang ingin gagal dalam berumah tangga. Kecuali mengalami, perselingkuhan, KDRT, dan penipuan," ungkapnya.
Depe berharap semuanya bisa menjadi manusia yang bisa berpikir secara bijak dan realistis dalam menyikapi hidup yang penuh drama ini.
"Setiap takdir manusia itu pasti yang terbaik dari Tuhan. Jangan tertipu sama casing. Apakah kita tidak belajar dari hidup orang yang banyak tertipu dengan casing yang kalem, lembut, alim, dan pintar ngomong?," tukasnya.
Dia mengatakan jadi artis 21 tahun, sangat paham mengetahui orang-orang manipulatif.
"Ingat, pintar ngomong tanpa bukti sama aja zonk. Maaf saya sangat berpengalaman dalam hal ini. 21 tahun saya di Jakarta, hampir setiap hari saya menemukan orang yang banyak manipulatif dan penipu. Dan rata-rata mereka menjual kesedihan dan merasa dizalimi," tutur Dewi Perssik. (nin/pojoksatu)
