Hanya Menghabiskan Energi, Shandy Aulia Ogah Meladeni Komentar Julid Netizen

Shandy Aulia
Shandy Aulia soal komentar netizen.

POJOKSATU.id, ARTIS Shandy Aulia menegaskan ogah menanggapi netizen terutama haters yang kerap menghujat gayanya berpakaiannya yang dianggap terlalu seksi. Juga membully pola asuh anak, serta kondisi berat badan putrinya.


Shandy Aulia mengatakan menggapi santai semua komentar julid netizen. “Enggak (dianggap) sih sebenarnya cuma suka lucu aja. Kadang baca (komentar netizen) tapi mostly enggak, enggak stres, santai aja,” ujarnya di acara FYP Trans7, Kamis (25/1/2023).

Dia mengatakan meladeni netizen akan menghabiskan energi. Pun, dia tak menampik beberapa kali sempat membalas komentar julid.

“Cuma at the end lose energy aja kalau diladeni, pasti yang dirugikan kan kita. Cuma pernah merespon tidak menghina balik, kalau parah banget blok aja,” ungkapnya/


Di satu sisi, Shandy sikap cueknya lantaran pada akhirnya menyadari tidak bisa menutup mulut dan pikiran serta jari netizen.

“Kita enggak bisa mengatur mulut orang. Kita kerja di entertaint, itu (komentar netizen) sudah part dari kerjaan,” tegasnya.

BACA JUGA : Bingung Selalu Didoakan Balikan dengan Gading Marten, Gisel : Kita Bersama untuk Temani Gempi

Shandy juga pelan-pelan sudah mengajarkan ke putrinya untuk mengerti dan beradaptasi dengan apa yang terjadi, agak kelak dewasa bisa mengontrol emosi jika mendapati netizen julid.

“Harus diajarkan juga bahwa tidak semua orang berpendapat baik tentang kehidupan,” sambungnya.

Kepada korban yang kerap mendapatkan bullyan via media sosial, Shandy menyarankan dibawa santai dan lupakan, karena netizen bukan orang yang kita kenal di dunia nyata.

“Mungkin jangan apa-apa dibawa baper, ya udah let it go, apalagi (komentar julid netizen) bukan orang yang dekat sama kita,” tukasnya.

Dan untuk pembully, Shandy Aulia mengingatkan setiap perbuatan ada balasannya. “Kurangi-kurangi lah (berkomentar tidak baik), percayalah apa yang diucapkan yang buruk-buruk bisa berbalik,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)