Pahami Manusia Adalah Titipan, Ayu Dewi Ogah Kecewa dan Benci Atas Takdir di Kehidupannya

Ayu Dewi
Ayu Dewi. Foto : Instagram/@mrsayudewi

POJOKSATU.id, PRESENTER Ayu Dewi tampak tenang di tengah gempuran kabar perselingkuhan sang suami, Regi Datau dengan Denise Chariesta. Dia memilih meredam kecewanya karena memahami semua adalah titipan.


Ya, rasa kecewa, suami, anak, pasangan, orang tua dan semua yang ada di bumi adalah titip Sang Pencipta. Hingga, Ayu Dewi paham suatu waktu Sang Pemilik akan mengambil di waktu yang tidak terduga-duga.

“Kekecewaan menurut aku satu fase kehidupan yang akan dialami sama semua orang. Jadi ya kita harus melihat kecewaaan itu sebagai titipan, ‘oh lagi dititpin ini’. Mau diuji seberapa sabarnya kita, seberapa ikhlas. Kecewa itu terjadi karena tidak sesuai ekspektasi (manusia),” ujarnya kepada Nagita Slavina, saat mereka ngobrol di RANS Entertainment.

Di hidup, Ayu Dewi pun mulai menata kecewanya yang tak harus berlebih ketika ada kejadian di luar sangkanya sebagai manusia. “Itu pada akhirnya mengenai manajemen, manjemen emosi, spriritual, intelektual. Karena kalau enggak terus belajar, bisa goyang,” ungkapnya.


BACA JUGA : Bicara soal Kesetiaan dengan Ayu Dewi, Nagita Slavina Kaget : Hanya Milik Reyhan deh Kayaknya

BACA JUGA : Heboh Suaminya Selingkuh dengan Denise Chariesta, Ayu Dewi : Sabar dan Ikhlas Dua Kata Murajab di Setiap Doa Istri

Ayu menjelaskan sepahit-pahitnya kehidupan manusia pasti ada bahagianya, sehingga cukup kecewa sewajarnya. “Enggak mungkin kita kecewa 24 jam, masa dari 24 jam itu enggak ada yang bagus. Mau nangis kecewa terus, kan enggak mungkin,” ucapnya.

Hal ini, lanjutnya juga diberlakukannya kepada rasa cinta ke manusia. “Kita harus memanajeri yang kita cintai, apa yang tidak kita cintai,” sambungnya.

Karena manusia punya pemiliknya, Ayu Dewi pun memilih ‘curhat’ langsung jika ada masalah dengan manusia.

“Kalau urusan manusia, sebenarnya mereka bukan milik kita. Mereka punya Tuhannya. Jadi kalau marah kecewa, benci, mintanya sama yang punya. Enggak pengaruh minta sama orangnya, kalau hatinya sama Yang Di Atas belum dibalikin,” sebutnya.

Saat ini, Ayu Dewi hanya selalu berusaha jadi orang baik yang tak menyakiti siapapun. “Aku selalu berdoa supaya jadi orang baik, orang baik itu seminimalis mungkin melakukan kesalahan. Orang baik jadi enggak perlu dipukul buat mengerti,” bebernya.

Dia yakin Tuhan akan menjabah doanya itu. “Pada dasarnya Tuhan akan menjawab doa manusia. Tapi kenapa doanya enggak kerasa ke kita, karena kita banyak melakukan kesalahan yang kita bikin. Makanya jadi orang baik, asahlah iman kita,” pungkas Ayu Dewi. (nin/pojoksatu)