Bahas Lesti-Rizky Billar, Mendadak Sebut Wajar Memaki dan Memukul untuk Pengantin Baru, Inul Daratista Didesak Klarifikasi

Inul Daratista sebut tabok-tabokan dalam rumah tangga hal biasa.
Inul Daratista sebut tabok-tabokan dalam rumah tangga hal biasa.

POJOKSATU.id, PEDANGDUT Inul Daratista mendapat kecaman usai berpendapat bahwa pengantin baru yang saling maki dan pukul itu hal yang wajar. Kalimat itu ditujukannya saat membahas Lesti dan Rizky Billar.


Sontak, apa yang diucapkan Inul mendulang kontroversi, mengingat sebelumnya dialah orang yang berpesan agar Billar jangan sampai melakukan kekerasan terhadap Lesti.

Istri Adam Suseno itu mengungkapkan pernyataan itu saat menasehati fans Lesti dan Rizky Billar (Leslar) untuk tak ikut campur atas keputusan Lesti jikapun nanti memilih balikan dengan sang suami.

“Fansnya, para netizen, Leslar juga. Kalau bisa nih ya, sudah jangan ikut campur urusannya Dedek lagi. Didoain aja yang baik-baik, masalah mereka mau balikan karena mereka ada anaknya yang masih seumur jagung,” ujarnya dalam video yang beredar luas.


“Namanya rumah tangga masih balita, wajar anj***-an, kalau tabok-tabokan, pukulan itu sebenarnya wajar,” sebutnya.

BACA JUGA : Pengacara Bantah Rizky Billar Lakukan KDRT, Polisi Tambah Geram Sampai Bilang Begini

BACA JUGA : Rizky Billar Bantah Membanting, Pengacara Sebut Kliennya Sempat Menjenguk Lesti di RS

BACA JUGA : Indosiar Panen Hujatan, Konser ‘Kami Bersama Lesti’ Dibatalkan

Kalimat itulah memicu reaksi kaget netizen. Salah satunya, Psikolog Lita Gading yang mendesak Inul klarifikasi. Karena, menurutnya kekerasan rumah tangga bukan hal yang diwajarkan.

“Dear Mbak Inul, saya baru lihat video Anda, bahwa kekerasan dalam rumah tangga itu wajar aja. dan anj*** itu biasa katanya untuk orang yang baru menikah itu maksudnya apa ya,” ujarnya dalam video di akun TikTok-nya, yang diunggahnya Kamis (6/10/2022).

Lita Gading mengatakan apa yang diucapkan Inul itu akan sangat berbahaya jika tersebar.

“Saya baru lihat sepotong potongan vieo tersebut saya minta klarifikasinya. Kalau ini sampai tersebar, ini sangat berbahaya. Ini artinya akan membolehkan kekerasan dalam rumah tangga dan sah-sah saja dilakukan sama pasangan. Mohon maaf saya tidak sependapat dengan anda,” tegasnya.

Sebagai psikolog, Lita menegaskan banyak kasus korban KDRT yang butuh waktu lama untuk penyembuhan. Sehingga pernyataan Inul itu sangat menyakitkan.

“Saya yang paham tentang kejiwaan seseorang dampak dari KDRT itu sangat panjang sekali untuk sembuh. Jadi saya minta cabut kata-kata itu. Kalau sudah ada klarifikasi video itu saya take down juga,” ujarnya yang menyertakan postingan video saat Inul Daratista mengatakan kalimat kontroversi itu. (nin/pojoksatu)