Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Uya Kuya dan Istri Berharap Razman Arif Diproses Hukum

Uya Kuya berharap Razman diproses hukum.
Uya Kuya dan Astrid jadi saksi atas laporan Denise Chariesta terhadap Razman Arif Nasution.

POJOKSATU.id, PRESENTER Uya Kuya dan istrinya, Astrid memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sebagai saksi atas pelaporan Denise Chariesta terhadap pengacara Razman Arif Nasution.


Uya Kuya mengatakan lebih tiga jam dirinya ditanya dengan sekira 20-an pertanyaan. “Intinya kapan lihat video, berapa lama kenal Denise, kenal Bang Razman dimana,kenalnya bagaimana, yang terjadi apa saat itu,” jelasnya kepada wartawan, Senin (11/7/2022).

Uya Kuya menjelaskan pelaporan Denise Chariesta terkait dugaan pelecehan dan pencemaran nama baik. Dimana, Razman dalam video yang beredar mengonotasikan bagian tubuh wanita seperti buah pepaya.

“Ini tidak hanya merendahkan Denise tapi wanita secara umum,” tegas Uya.


Selain itu, di video yang dilaporkan Denise, Razman juga diduga mengumpamakan huruf hijaiyah seperti alat kelamin pria.

Hal inipun menurut Uya sangat menciderai dirinya sebagai muslim. “Kalau saya pribadi dia yang bilang mengonotasikan, maaf, huruf hijaiyah dengan alat kemalin pria, itu menurut saya menciderai, sebagai umat Islam tersinggung,” sebutnya.

BACA JUGA : Iqlima Kim Ganti Pengacara, Hotman Paris Sindir Razman Arif : Malu Oi Dipecat

BACA JUGA : Uya Kuya Tak Permasalahkan Uang 150 Juta Raib, yang Penting Medina Zein Dihukum Setimpal, Soalnya Dia Pernah Ancam Saya

Uya menegaskan dalam kasus ini, jangan sampai ada standar ganda, untuk menilai apakah pantas kalimat yang dilontarkan Razman Arif. “Sangat tidak pantas. Banyak banget offside-nya,” tegasnya.

Sementara itu, Astrid mengatakan apa yang diucapkan Razman sangat melukainya sebagai wanita. “Aku sebagai seorang wanita apa yang dia ngomong, kita dengarnya aja agak jijik, enggak pantas laki-laki seperti itu,” tuturnya.

Uya dan Astrid yang sejatinya harus ke Bali hari membatalkan agenda demi menjadi saksi kasus Denise. Keduanya berharap Razman Arif benar-benar dihukum. (nin/pojoksatu)