Gunakan Lambang Matahari Terbit, Konser Maroon 5 di Seoul Terancam Diboikot

Konser Maroon 5 terancam diboikot
Maroon 5 terancam diboikot di Korea. Foto : Instagram/@maroon5

POJOKSATU.id, BAND rock, Maroon 5 menjadi sorotan di Korea usai memicu kontroversi. Ini karena menggunakan desain bendera Matahari Terbit Jepang yang disengketakan dalam poster tur dunia mereka.


Maroon 5 baru-baru ini mengumumkan melalui situs resminya bahwa mereka akan memulai tur di beberapa negara, salah satunya di Seoul, Korea.

Konser Maroon 5 dimulai di Quebec City pada hari Sabtu mendatang. Lalu, pada November 2022 akan melakukan perjalanan ke Asia untuk tampil di Singapura (28 November), Seoul (30 November), Tokyo (4 Desember), Osaka (6 Desember), Manila (5 Desember), Bangkok (8 Desember).


Sedangkan, konser di Seoul akan dilakukan pada 30 November 2022 di Gocheok Sky Dome.

Dilansir dari Korea Herald, banyak penggemar di Korea yang marah atas poster grup yang menampilkan desain berdasarkan Matahari Terbit Jepang, meskipun matahari dan sinarnya berada dalam warna hitam dan putih.

Bendera Matahari Terbit, yang sebelumnya digunakan oleh Tentara Kekaisaran Jepang, memiliki konotasi negatif yang kuat di Korea.

Sejak poster itu dirilis, banyak orang Korea berbondong-bondong ke komunitas online untuk membahas pemboikotan konser band tersebut di Seoul yang akan datang.

Kedatangan Maroon 5 di Korea tahun 2022 adalah momen comeback band beranggotakan 5 musisi itu, setelah kali terakhir menggelar konser di negeri Ginseng itu pada Februari 2019.

Ini bukan pertama kalinya Maroon 5 menghadapi reaksi keras atas masalah sensitif tersebut. Pada tahun 2012, band ini juga memicu kontroversial dalam video musik “One More Night”. (nin/pojoksatu)