Tak Juga Minta Maaf, Susan Sameh Ingatkan Hal Ini ke Segerombolan Pria yang Melecehkannya

Susan Sameh dilecehkan
Susan Sameh dilecehkan. Foto : Instagram/@susansameeh

POJOKSATU.id, AKTRIS Susan Sameh mengungkapkan kejadian pelecehan seksual yang dialaminya di lokasi syuting sangat mempengaruhi mentalnya, sampai saat ini.


Pasalnya, pelakunya yang terdiri dari 6 sampai 8 orang tak juga meminta maaf atas apa yang mereka lakukan ke Susan Sameh.

Susan Sameh mengatakan plecehan seksual itu dialaminya dua tahun lalu di lokasi syuting. “Syuting film mengangkat tentang pelecehan seksual, ceritanya aku jadi psikologi. Tapi aku sendiri mengalami pelecehan di situ,” ujarnya saat menjadi bintang tamu di Pagi-Pagi Ambyar, Senin (4/7/2022).


Saat itu, mantan kekasih Billy Syahputra itu mendapatkan pelecehan seksual secara verbal. Segerombolan pria memanggilnya dengan sebutan yang melecehakan.

“Aku ngalamin cat calling, (dipanggil) kayak ‘si montok’. Aku ngedown, aku (merasa apakah) pakai baju salah ya, apa prilaku aku kurang baik,” sambungnya.

Baca Juga : Cerita Fero Walandouw Soal Gagal Menikah dengan Susan Sameh

Baca Juga : Sarankan Jangan Lagi Tanya ‘Kapan Punya Momongan’, Annisa Pohan : Untuk Sebagian Orang Bisa Menghadirkan Kesedihan

Baca Juga : Bertahun-tahun Menanti Kehamilan Kedua, Annisa Pohan Keguguran, Janinnya Tidak Berkembang

Gegara kejadian itu, Susan merasa tiap kali mau syuting jadi penuh beban. Hingga akhiryna, dia memilih bicara dengan produser, karena dia takut perubahan sikapnya membuat proses syuting tidak maksimal.

“Jadi aku pertama kali ngerasain, kenapa orang enggak berani speak up (saat dilecehkan). Pas aku ngerasain, ternyata gini rasanya, ternyata enggak semudah itu kita bisa ngomong, kita bicara cerita (ke publik),” sebutnya.

Gegara kejadian itu, Susan mengatakan jadi lebih diam. “Tiga hari aku enggak ngomong, enggak mau cerita sama siapapun. Kaya intropeksi, takutnya aku ngomong, akunya yang salah. Tapi setelah aku pikir-pikir, daripada aku ngasih yang enggak terbaik buat film itu, akhirnya aku ngomong,” ungkapnya.

Usai bicara dengan produser, para pelaku diminta minta maaf, namun tak dilakukan.

“Aku bersyukur tim produksi benar-benar langsung sigap, langsung cek CCTV, sayangnya CCTV mati. Jadi sama tim produksi benar-benar dikasih tahu 1 x24 harus minta maaf, atau akan diproses (hukum). Tapi enggak ada minta maaf (karena tidak ada yang mau mengaku),” tuturnya.

Susan mengatakan agar orang-orang paham, walau cat calling dengan dua kata, bisa sangat berdampak dengan mental orang lain.

“Itu yang aku enggak suka kenapa orang-orang jaman sekarang, mungkin kurang edukasi, kebayang dua kalimat yang keluar dari mulut mereka itu memperngaruhi hidup (korban),” tukasnya.

“Sampai sekarang aku kayak kepikiran mau pakai baju, jadi kepikiran. Mental aku kena, mungkin kalau satu orang aku bisa tegur, (ini 6-8 pelaku), aku merasa terpojokkan. Semenjak ada kata baper, orang lupa kata maaf,” bebernya.

Susan pun menyampaikan pesan untuk mengingatkan pelaku yang pernah melecehkannya atau ke orang lain, untuk berhenti.

“Yang pengen aku sampain, walaupun kalian enggak minta maaf aku minta tolong banget sama kalian. Semua perempuan enggak pengen diperlakuin seperti itu. Kita semua punya masa depan, punya mental yang harus disupport, tolong jangan lakuin itu (pelecehan),” tegasnya.

“Apa kalian senang dengan melakukan (pelecehan) itu, merusak masa depan seseorang, jadi tolong stop. Gimana perfilman Indonesia bisa maju kalau kita enggak saling support,” pungkas Susan Sameh. (nin/pojoksatu)