Sarankan Jangan Lagi Tanya ‘Kapan Punya Momongan’, Annisa Pohan : Untuk Sebagian Orang Bisa Menghadirkan Kesedihan

Annisa Pohan keguguran
Annisa Pohan didampingi suaminya AHY. Foto : Instagram/@annisayudhoyono.

POJOKSATU.id, DI TENGAH kesedihan tak bisa mempertahankan janinnya, Annisa Pohan berusaha menguatkan kaum perempuan yang mengalami keguguran, atau sudah bertahun mendambakan kehamilan seperti dirinya.


“Untuk teman-teman yang mengalami hal yang sama dengan kami, untuk yang masih terus berikhtiar untuk memiliki keturunan atau yang pernah mengalami keguguran, tetap semangat ya! Semua sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa,” tulisnya Annisa Pohan di laman Instagram-nya, Minggu (3/7/2022).

Dia tak menampik kehilangan janin tidaklah mudah, apalagi buat dirinya yang sangat mendambakan anak kedua hingga belasan tahun.


“Memang perasaan campur aduk kita ini, tidak mudah untuk bisa dipahami bagi mereka yang tidak pernah mengalaminya,” sambungnya.

Pun demikian, istri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini, meyakini tiap manusia memiliki ujian yang berbeda-beda, sehingga harus bisa sabar dan banyak tawakal.

“Ujian masing-masing manusia berbeda-beda. Bahkan, rezeki pun sebuah ujian. Jadi kita hadapi semua ujian itu dengan banyak berdoa dan tawakal,” sebutnya.

Annisa juga menyarankan siapa saja yang kerap mempertanyakan ‘kapan punya momongan’ ke pasangan suami istri, untuk tidak melakukan hal itu lagi.

“Untuk yang suka bertanya “kapan punya momongan” dan yang serupa, sesungguhnya pertanyaan seperti itu untuk sebagian orang bisa menghadirkan suatu kesedihan. Kalau boleh saran, pertanyaannya diganti doa saja, agar yang bersangkutan segera diberikan keturunan. Karena doa yang tulus tentu sangat berarti, juga menyejukkan dan menguatkan,” sebut Annisa Pohan.

Baca Juga : Bertahun-tahun Menanti Kehamilan Kedua, Annisa Pohan Keguguran, Janinnya Tidak Berkembang

Annisa juga berharap publik mendoakannya agar bisa ikhlas benar-benar menerima ujian keguguran yang baru saja dialaminya.

“Saya Mohon doanya dari teman-teman, agar musibah keguguran ini menjadi pahala untuk saya dan mas Agus, kemudian Allah akan gantikan dengan yang lebih baik untuk kami berdua. Doa yang sama dari kami untuk teman-teman yang mengalaminya,” harapnya.

“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun, allaahumma ujurnii fii mushiibatii wa akhlif lii khoiron minhaa. Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali (di hari Kiamat). Ya Allah, berilah pahala kepadaku dan gantilah untukku dengan yang lebih baik (dari musibahku),” pungkas Annisa Pohan. (nin/pojoksatu)