Polisi Selidiki Ancaman Pembunuhan Terhadap J.K Rowling

JK Rowling diancam bunuh.
JK Rowling diancam bunuh.

POJOKSATU.id, PIHAK kepolisian sedang menyelidiki ancaman pembunuhan terhadap penulis buku Harry Potter, J.K Rowling.


Ini setelah seorang aktivis trans mendesak pengguna Twitter untuk mengirim bom ke rumah J.K Rowling.

Isi Tweet tersebut memuat wajah J.K Rowling, alamat keluarganya serta gambar bom pipa dan sampul buku pegangan pembuatan bom.


Pemilik nama lengkap Joanne Kathleen Rowling itu sendiri telah membagikan tangkapan layar dari ancaman tertanggal 14 Juni 2022 itu. Dan, dia mengkritik bagaimana akun yang melakukan ancaman itu masih tetap aktif sampai saat ini.

Dilansir dari Dailymail, Juru Bicara Polisi Skotlandia mengatakan; “Petugas sedang melakukan penyelidikan”.

Tagar #IStandWith JKRowling menjadi trending di Twitter tadi malam. Namun, perwakilan Rowling menolak berkomentar.

Ini sejatinya bukan ancaman pertama yang diterimanya. Ancaman pembunuhan terhadap JK Rowling terjadi sejak 2020, ketika men-tweet bahwa dia keberatan dengan frasa ‘orang yang sedang menstruasi’ karena menghindari kata ‘wanita’.

Rowling banyak sekali mendapat banyak kecaman di akun Twitter-nya sejak saat itu. setelah mengomentari sebuah artikel mengenai kerentanan para perempuan dan kelompok non-biner atau genderqueer, yang mengalami menstruasi di situasi pasca pandemi.

Rowling dinilai oleh netizen sebagai orang yang tak berpihak kepada kelompok transeksual. Penulis asal Inggris ini juga disebut sebagai orang yang anti-trans dan juga transfobia terhadap kelompok transeksual serta non-biner atau genderqueer. (nin/pojoksatu)